<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>eastjavatraveler.com</title>
	<atom:link href="http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.eastjavatraveler.com</link>
	<description>etalase wisata jawa timur</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Aug 2010 15:27:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Ngabuburit Matanesia Berhadiah Hape Nexcom</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2129</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2129#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 15:27:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2129</guid>
		<description><![CDATA[Tak kurang dari 30 hobiis fotografi serius mengikuti presentasi dan slide show foto. &#8220;Foto-foto ini hasil hunting yang dilakukan pada Kamis (26/8) sore di kawasan Ampel,&#8221; jelas Mamuk Ismuntoro pada EastJavaTraveler.com di sela acara Ngabuburit bareng Matanesia di Cafe de-Sava, Togamas Petra Surabaya, Jumat (27/8) sore. Secara bergantian, peserta memaparkan foto-foto bidikannya saat berburu di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_01.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2130" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Tak kurang dari 30 hobiis fotografi serius mengikuti presentasi dan slide show foto. &#8220;Foto-foto ini hasil hunting yang dilakukan pada Kamis (26/8) sore di kawasan Ampel,&#8221; jelas Mamuk Ismuntoro pada EastJavaTraveler.com di sela acara <em>Ngabuburit bareng Matanesia</em> di Cafe de-Sava, Togamas Petra Surabaya, Jumat (27/8) sore.</p>
<p>Secara bergantian, peserta memaparkan foto-foto bidikannya saat berburu di kawasan Surabaya utara yang dikenal eksotis ini. &#8220;Kawasan religi Ampel dan sekitarnya memang cukup populer. Karena menyimpan jejak masa silam yang menarik. Sebut saja kawasan Kalimas Udik yang sarat dengan bangunan tua dengan gang-gang sempitnya,&#8221; papar Mamuk.</p>
<p>Di tengah acara ngabuburit ini, Matanesia Pictures juga menantang peserta untuk memotret salah satu produk andalan Nexcom yaitu seri NC789.</p>
<p>Seusai berbuka, tim Matanesia memilih beberapa foto terbaik. Pemenang mendapat hadiah masing-masing satu unit hape Nexcom NC 188.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_02.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2131" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_02" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_02-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Selain itu, Matanesia juga memilih foto karya Andri Cahyono sebagai foto terbaik dalam hunting foto Matanesia kali ini. &#8220;Foto ini sangat sederhana. Nyaris tidak melibatkan teknik foto yang istimewa. Tapi pesan yang disampaikan sangat luar biasa,&#8221; kata Mamuk.</p>
<p>Untuk karyanya ini, Andri juga mendapat hadiah satu unit hape dari Nexcom dan Matanesia.</p>
<p><strong>foto : dok matanesia pictures</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2129</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Estetika Tari Legong dalam Kanvas</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2120</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2120#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 06:30:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2120</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki Galeri Seni House Of Sampoerna kita akan menikmati suguhan gemulai tarian Legong. Menariknya, tarian legong kali ini sudah tertuang dalam sebuah kanvas dimana merupakan hasil bidikan I Ketut Widiatmika fotografer asal Bali. Tema yang diusung kali ini ialah “LEGONG LEGACY” dimana menampilkan sekitar 30 karya fotografi I Ketut Widiatmika. Foto foto tersebut mengambil obyek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_legong01.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2121" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_legong01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_legong01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Memasuki Galeri Seni House Of Sampoerna kita akan menikmati suguhan gemulai tarian Legong. Menariknya, tarian legong kali ini sudah tertuang dalam sebuah kanvas dimana merupakan hasil bidikan I Ketut Widiatmika fotografer asal Bali.</p>
<p>Tema yang diusung kali ini ialah “LEGONG LEGACY” dimana menampilkan sekitar 30 karya fotografi I Ketut Widiatmika. Foto foto tersebut mengambil obyek keindahan serta nilai estetis tarian asal Bali. Dan direncanakan dibuka pada tanggal 20 Agustus hingga 19 September 2010, mendatang.</p>
<p>Pameran foto ini merupakan rangkaian roadshow dari kota sebelumnya yaitu antara lain Jakarta, Yogyakarta dan Bali.</p>
<p>I Ketut Widiatmika menuturkan,  “fotografi kini tidak lagi hanya sebuah fotografi belaka, namun telah menjadi bagian dari seni rupa,” kata Widiatmika saat jumpa pers kepada sejumlah wartawan, Rabu (18/08), Siang.</p>
<p>Tak melulu menampilkan keindahan ekspresi serta kualitas estetis namun Widiatmika juga menghadirkan nilai yang berhubungan dengan pemuliaan hidup pada masa lampau hingga saat ini. Hal tersebut nampak dengan editing yang serba hitam dan putih. “ karena memang Widiatmika lebih memilih menganut foto Salon, “ujar Rani Anggraini Manager Museum HOS.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_legong02.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2122" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_legong02" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_legong02-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Menurut Hardiman selaku kurator , “realita ini saya rasa masih diterima fotografer yang masih malu untuk mengenalkan karya fotografi ke gallery yang sering mengadakan pameran lukisan ataupun seni rupa lainnya,” imbuh Dosen IKIP Singaraja yang turut mendampingi Widiatmika di sela sela press konfres.</p>
<p>Sedangkan Ina Silas Manager House Of Sampoerna,” karya fotografi Legong Legacy ini disuguhkan secara apik dan hal tersebut merupakan suatu gambaran bahwa sang fotografer mencintai seni dan budayanya serta tradisi daerahnya sendiri,” tuturnya kepasda EastJava Traveler.</p>
<p><strong>naskah dan foto : dhimas p</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2120</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Worksop Matanesia : Foto Bagus tak Harus Mengandalkan Kamera Pro</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2114</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2114#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 13:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2114</guid>
		<description><![CDATA[Kualitas karya fotografi, sebenarnya tak melulu berbanding lurus dengan kualitas kamera. Berbekal kamera seadanya, seseorang bahkan bisa membuat karya foto yang luar biasa. Pengalaman inilah yang disuguhkan Mamuk Ismuntoro dan Becky Subechi, keduanya pembicara dalam Workshop Matanesia bertema Corporate Communications Photography di Resto Dewa-Ndaru, Jl Mayjen Sungono, Surabaya, Sabtu (7/8) lalu. Di depan 22 peserta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_matanesia01.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2115" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_matanesia01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_matanesia01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Kualitas karya fotografi, sebenarnya tak melulu berbanding lurus dengan kualitas kamera. Berbekal kamera seadanya, seseorang bahkan bisa membuat karya foto yang luar biasa. Pengalaman inilah yang disuguhkan Mamuk Ismuntoro dan Becky Subechi, keduanya pembicara dalam Workshop Matanesia bertema <em>Corporate Communications Photography</em> di Resto Dewa-Ndaru, Jl Mayjen Sungono, Surabaya, Sabtu (7/8) lalu.</p>
<p>Di depan 22 peserta workshop, Mamuk sempat memberi contoh karya-karya fotonya yang justru lahir dari hasil bidikan kamera ponsel. &#8220;Asal kita paham komposisi dan peka pada pencahayaan, ada potensi besar bagi munculnya foto bagus,&#8221; kata pendiri Matanesia Pictures ini. Apalagi, lanjut dia, ada obyek yang memang bagus. &#8220;Sehingga pesan yang muncul jadi istimewa,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Workshop ini, lebih jauh memaparkan beragam tips dan tricks yang bisa digunakan para praktisi public relations, marketing communications, dan fotografer. &#8220;Sebagian besar karya foto yang bagus lahir dipengaruhi orang dibalik kamera. Bukan kameranya,&#8221; kata Becky Subechi, fotografer Jawa Pos. Dalam beberapa kesempatan, lanjutnya, ia justru tak sempat mengabadikan momen pendek dengan kamera SLR-nya. &#8220;Yang kepegang kamera ponsel. Ya sudah, pakai itu saja,&#8221; katanya.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_matanesia02.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2116" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_matanesia02" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_matanesia02-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Dalam workshop yang didukung Resto Dewa-Ndaru dan Telkomsel ini, peserta selain diajak berdiskusi dasar-dasar fotografi, juga diajak praktek memotret di lokasi workshop. Kebetulan resto yang digunakan sebagai ajang workshop kaya dengan objek foto yang menawan. &#8220;Wah, motretnya gak perlu jauh-jauh. Restonya bagus,&#8221; kata salah satu peserta.</p>
<p><strong>naskah dan foto : bobi, matanesia</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2114</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lindungi Diri dengan Aikido</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2104</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2104#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 22:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2104</guid>
		<description><![CDATA[Keselamatan diri tentu suatu hal yang sangat penting. Karenanya tak salah bila kita meluangkan waktu untuk mempelajari beberapa teknik ketika mendadak mendapat serangan dari orang lain. Sore itu, Lukman Hakim terlihat sedang menunggu beberapa orang lagi. Kebetulan waktu itu mereka akan mempersiapkan latihan sebuah cabang seni bela diri. Yakni Aikido sebuah seni beladiri dari Jepang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_aikido01.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2105" style="border: 0pt none;" title="ejtcom_aikido01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_aikido01.jpg" alt="" width="391" height="260" /></a>Keselamatan diri tentu suatu hal yang sangat penting. Karenanya tak salah bila kita meluangkan waktu untuk mempelajari beberapa teknik ketika mendadak mendapat serangan dari orang lain.</p>
<p>Sore itu, Lukman Hakim terlihat sedang menunggu beberapa orang lagi. Kebetulan waktu itu mereka akan mempersiapkan latihan sebuah cabang seni bela diri. Yakni Aikido sebuah seni beladiri dari Jepang, dan Lukman dikenal sebagai seorang pelatih beladiri ini.</p>
<p>Dari keterangannya, Aikido adalah teknik beladiri yang menyalurkan tenaga lawan. Secara garis besar teknik perpaduan dari melempar, mengunci, dan membanting tubuh lawan. “Jadi, kita kalau bisa bertahan dulu jika diserang orang lain, baru setelah itu berpikir melakukan serangan balik,” imbuh Lukman.</p>
<p>Aikido sebenarnya bukan hanya suatu seni untuk membela diri. Akan tetapi merupakan suatu cara untuk menemukan diri kita sendiri, dan pengembangan karakter. Setiap orang akan mempunyai cara yang berbeda dalam berlatih, tetapi jika Anda tetap berlatih dengan rajin, maka akan dapat menemukan banyak pengembangan dalam kehidupan.</p>
<p>Keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh misalnya, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperbaiki rasa percaya diri. Konsep paling dasar dari Aikido sendiri adalah keharmonisan dengan lawan atau orang yang menyerang kita.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_aikido02.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2106" style="border: 0pt none;" title="ejtcom_aikido02" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_aikido02.jpg" alt="" width="234" height="352" /></a>Dalam prakteknya, seorang yang berlatih Aikido akan menggunakan kekuatan si lawan, untuk melawannya digunakan gerakan mengunci dan melempar. Ketika kita ditarik, akan bergerak ke arah si penyerang. Atau ketika di dorong, kita akan bergerak berputar untuk menghindar. Dengan cara ini, Aikido membuat merubah keadaan menjadi serangan yang tak terlalu mengancam. Dalam posisi yang lemah, si penyerang akan menjadi sasaran dari berbagai kontrol. Melempar, mengunci, atau membanting tubuh lawan.</p>
<p>Untuk mempelajarinya, kini Anda tak perlu bingung di mana berada. Terlebih bagi warga CitraLand Surabaya. Lantaran mulai 15 Mei 2010 lalu, telah dibuka sebuah tempat yang menyediakan belajar seni beladiri Aikido. Beralamatkan di A-10 G-Walk CitraLand Surabaya.</p>
<p>Menurut Lukman Hakim yang juga selaku penanggung jawab, enaknya belajar Aikido ditempatnya ini, karena akses begitu mudah, murah, dan didukung ruangan latihan yang sangat memadai. “Jadi datanglah, dan mulai berlatih seni beladiri ini untuk keharmonisan hidup Anda,” tukasnya.</p>
<h4><strong>naskah : m. ridlo&#8217;i | foto : wt atmojo | sumber : CitraLand Life Style Magazine</strong></h4>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2104</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>U Mild Fastrack 2010 Siap Gebrak Surabaya</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2109</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2109#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 18:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2109</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya bikers akan termanjakan dengan hadirnya U Mild U Bikers Fastrack tahun 2010 ini. U Mild memang memiliki segmentasi para pemuda yang masih bersemangat didalam jiwanya. Kali ini U Mild kembali memanjakan hati bikers muda di Kota Pahlawan. Pesta akbar para bikers yang diselenggarakan oleh U Mild ini mengusung tema U Mild U Bikers Fastrack [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_umild.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2110" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_umild" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_umild-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Rasanya bikers akan termanjakan dengan hadirnya U Mild U Bikers Fastrack tahun 2010 ini. U Mild memang memiliki segmentasi para pemuda yang  masih bersemangat didalam jiwanya. Kali ini U Mild kembali memanjakan hati bikers muda di Kota Pahlawan. Pesta akbar para bikers yang diselenggarakan oleh U Mild ini mengusung tema U Mild U Bikers Fastrack 2010. Surabaya tahun ini menjadi kota ke tiga dari 4 kota antara lain Manado, Batam,  serta Samarinda. Dan festival bertemunya para bikers se Jawa Timur ini akan berlangsung pada 7 hingga 8 Agustus 2010, mendatang.</p>
<p>Ahmad Nasyrudin, Brand Manager U Mild mengatakan, U Mild U Bikers tahun ini yang dilangsungkan di Surabaya merupakan festival bikers yang paling besar, unik dan lebih meriah,” ujarnya kepada Media saat konfrensi pers di Sidney Room Mercure Hotel Surabaya, Jumat (06/08), Siang.</p>
<p>U Mild juga akan mendatangkan Aaron Twite salah satu freestyler yang sudah mendapatkan gelar Stuntrider Internasional dari Amerika.  ”Saya akan berusaha menghibur dan memberikan tips tips serta trik terbaru dalam freestyler diatas kendaraan beroda dua nanti,” ungkap pria kelahiran Atlanta  29 April itu.</p>
<p>Para pengunjung ataupun bikers yang hadir di lapangan udara juanda hanya cukup menunjukkan KTP dan SIM yang berusia 18 tahun keatas. ” hal ini dikarenakan adanya program asuransi dari U Mild yang bekerjasama dengan Jasindo dimana merupakan salah satu asuransi kecelakaan,” imbuh Robert Gautama manager Area Marketing Surabaya di sela sela press konfrences.</p>
<p>Robet berharap dengan adaya event seperti ini animo masyarakat serta para bikers terus meningkat dari tahun ke tahun dan Surabaya merupakan salah satu kota yang memiliki animo selalu meningkat terhadap event seperti ini selain itu jumlah bikersnya juga,” imbuhnya.</p>
<p>Kali ini festrack 2010 sangat berbeda sekali karena U Mild sendiri tidak menghadirkan road racenya, dimana merupakan salah satu andalannya dalam event bikers festrack. Namun pihak U Mild tetap berusaha untuk memfasilitasi para bikers yang turut serta di festival akbar para bikers. Berbagai atraksi para pembalap baik dari Surabaya, Malang bahkan se Jawa Timur akan menunjukkan kebolehan dalam menaklukkan lintasan dan sudah disesuaikan dengan trek standart kejurnas dalam event U Mild U Bikers Fastrack 2010 ini.</p>
<p>Masih banyak lagi aksi yang diadakan seperti sesi foto dengan motor para bikers, futsal, kontest mencuci motor dalam waktu 5 menit kompetisi freestyle, kontes modifikasi motor, dengan berbagai macm kategori dan masih banyak lagi. Acara yang mampu membuat hati bedegup kencang bisa dinikmati warga kota Se Jawa Timur selama 2 hari. Kemeriahan lain yang akan didapatkan bikers ialah dengan hadirnya Andra and The Backbone di panggung hiburan.</p>
<p><strong>naskah dan foto : dhimas prasaja</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2109</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Salah Satu Eyang Wayang Jatim Berpulang</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2100</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2100#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2010 02:29:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2100</guid>
		<description><![CDATA[Sosok M. Thalib Prasojo dikenal masyarakat, khususnya di Jawa Timur sebagai salah satu seniman yang mengenalkan Wayang Suket (Wayang Lontar). Karya-karyanya sering kali mewarnai jagat seni di berbagai kesempatan pagelaran karya seni. Dari situlah Ia, akrab dikenal dengan sebutan sebagai Maestro Wayang Suket Jatim. Sayangnya, Eyang Thalib sejak 4 Agustus Malam dini hari tak lagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_eyangthalib01.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2101" style="border: 0pt none; margin: 7px;" title="ejtcom_eyangthalib01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_eyangthalib01.jpg" alt="" width="391" height="260" /></a>Sosok M. Thalib Prasojo dikenal masyarakat, khususnya di Jawa Timur sebagai salah satu seniman yang mengenalkan Wayang Suket (Wayang Lontar). Karya-karyanya sering kali mewarnai jagat seni di berbagai kesempatan pagelaran karya seni. Dari situlah Ia, akrab dikenal dengan sebutan sebagai Maestro Wayang Suket Jatim.</p>
<p>Sayangnya, Eyang Thalib sejak 4 Agustus Malam dini hari tak lagi menemani masyarakat Jatim dengan karyanya. Perupa kelahiran Bojonegoro, 17 Juni 1931 ini harus menghadap pada Sang Pencipta.</p>
<p>Menurut keterangan dari Sri Rahayu, 51 tahun, anak pertama Eyang Thalib di rumah duka Perum Taman Erlangga Sidoarjo, ayahnya meninggal lantaran mengalami sesak nafas. &#8220;Mungkin bapak adalah perokok berat, apalagi jika ia sedang berkarya, rokok tidak pernah berhenti untuk terus dihisap,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada prosesi pemakaman jenazah dilepas oleh Bupati Sidoarjo Win Hendarso, pada pada 5 Agustus. Untuk kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Delta Praloyo, Lingkar Timur, Sidoarjo. Para seniman Jatim pun terlihat tumpah ruah di rumah duka dan pemakaman. Antara lain, Ketua Dewan Kesenian Surabaya (DKS) Sabrot D. Malioboro, Rully Anwar, Direktur Museum Seni Rupa Rudi Isbandi, Aming Aminuddin, Akhudiat, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Win memandang Eyang Thalib, sebagai salah seorang panutan seni di Sidoarjo. &#8220;Eyang Thalib melalui karya-karyanya juga turut serta melestarikan budaya Jawa, semasa hidupnya digunakan untuk terus berkreasi,&#8221; kenangnya. <em><strong></strong></em></p>
<p><em><strong>(naskah: ridlo&#8217;i &#8211; foto: wt atmojo)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2100</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan-jalan Makin Bersemangat dengan 100 Plus</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2090</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2090#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 10:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2090</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berhasil menebus pasar Malaysia dan Singapura, minuman Isotonik 100 Plus kini hadir di Indonesia. Diawali dengan peluncuran di Jakarta pada Rabu (28/6) lalu, berikutnya giliran di Surabaya, tepatnya di Rumah Makan Hallo, Surabaya pada Rabu (4/8) sore tadi. 100 Plus merupakan minuman isotonik yang awalnya diproduksi di Singapura pada tahun 1983. Dalam launching 100 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_100Plus.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2091" style="border: 0pt none;" title="ejtcom_100Plus" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_100Plus-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Setelah berhasil menebus pasar Malaysia dan Singapura, minuman Isotonik 100 Plus kini hadir di Indonesia. Diawali dengan peluncuran di</p>
<p>Jakarta pada Rabu (28/6) lalu, berikutnya giliran di Surabaya, tepatnya di Rumah Makan Hallo, Surabaya pada Rabu (4/8) sore tadi. 100 Plus merupakan minuman isotonik yang awalnya diproduksi di Singapura pada tahun 1983.</p>
<p>Dalam launching 100 Plus ini dihadiri relasi dari seperti PT. Polari Limunusainti (Tempo Group) dimana merupakan lisensi merek serta salah satu distributor 100 Plus.</p>
<p>100 Plus merupakan salah satu pilihan dari minuman terbaik yang ada di pasaranya. Hadirnya minuman ini karena terdapat fakta bahwa banyak orang Indonesia yang menerapkan gaya hidup sehat serta banyaknya masyarakat  menggunakan sepeda untuk rekreasi dan hal ini sangat pas rasanya jika ditemani 100 Plus.</p>
<p>Tanty Indrawaty, Direktur PT. Polari Limunusainti mengatakan,&#8221;Setiap kegiatan dalam kehidupan sehari hari memang hampir sama dengan olahraga, tanpa kita sadari hal tersebut,&#8221; ujarnya di sela sela acara.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_100Plus2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2093" style="border: 0pt none;" title="ejtcom_100Plus2" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/ejtcom_100Plus2-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Maka dari itu 100 Plus memilih moto &#8216;Out do Yourself&#8217; karena memang kegiatan sehari hari kita pastinya akan menguras cairan yang ada dalam tubuh kita. &#8220;maka dari itu minuman isotonik merupakan salah satu produk pilihan terbaru bagi masyarakat jika terasa letih  mereka akan lebih memilih air putih atau 100plus ini,&#8221;kata Agus Prihantoro National Sales Manager, PT. polari Limunusainti jelasnya kepada wartawan.</p>
<p>Menurutnya memang tidak dikhususkan bagi mereka yang suka berolahraga saja. &#8220;Namun tidak menutup kemungkinan orang yang sedang berpergian jauh rasanya sangat pas jika membawa bekal 100plus ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kombinasi yang terdapat dalam 100 Plus ini antara lain karbohidrat, elektronik (mineral yang hilang karena keringat) dan air dilengkapi pula dengan &#8216;light carbonation&#8217; yang dapat memberikan efek rasa segar yang sensasional dan sebagi rasa penghilang dahaga. Minuman isotonik berkarbonasi 100 Plus ini sudah tersedia di pasar pada tanggal 28 Juni 2010 dan bisa didapatkan dengan harga Rp. 4 ribu per kalengnya.</p>
<p><strong>naskah dan foto : dhimas prasaja</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2090</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Etalase Cantik Kerajinan Khas Jatim</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2086</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2086#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 05:31:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[CANDRAMATA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2086</guid>
		<description><![CDATA[Ingin mencari produk kerajinan khas daerah di Jawa Timur? Datang saja ke Jalan Raya Bandara Juanda Surabaya, tepatnya di Gedung Pusat Souvenir UKM dan Gedung Pamer Produk UKM Jatim. Keberadaan dua gedung itu secara letak sangat strategis, karena cukup dekat dengan Bandara Juanda serta didukung dengan area yang memadai. Mengenai produk kerajinan yang dapat diperoleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_kerajinan01.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2087" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_kerajinan01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_kerajinan01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Ingin mencari produk kerajinan khas daerah di Jawa Timur? Datang saja ke Jalan Raya Bandara Juanda Surabaya, tepatnya di Gedung Pusat Souvenir UKM dan Gedung Pamer Produk UKM Jatim. Keberadaan dua gedung itu secara letak sangat strategis, karena cukup dekat dengan Bandara Juanda serta didukung dengan area yang memadai.</p>
<p>Mengenai produk kerajinan yang dapat diperoleh di tempat ini terbilang cukup lengkap dan bervariasi. Merupakan produk-produk souvenir UKM unggulan dan terbaik dari seluruh Kabupaten maupun Kota di Propinsi Jawa Timur. Mereka yang terlibat telah disediakan satu stand paviliun di dalam gedung tersebut. Seperti pernik kaca, kerajinan kayu, onyx, batik, dan masih banyak lagi. Khusus untuk produk UKM makanan dan minuman khas Jawa Timur yang tahan lama akan dikelompokkan dalam area tersendiri di gedung tersebut.</p>
<p>Bahkan agar tidak membosankan, di Gedung Pamer Produk UKM Jawa Timur misalnya akan menggelar pameran setiap hari termasuk hari Sabtu dan Minggu. Penyelenggaraan pameran ini dikemas secara tematik. Bahkan tema Komoditi Pameran akan berganti minimal setiap 2 atau 3 minggu sekali.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_kerajinan02.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2088" title="eastjavatraveler_kerajinan02" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/08/eastjavatraveler_kerajinan02-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Jenis produk souvenir unggulan tersebut diharapkan tidak dirubah-rubah dan akan menempati di Gedung tersebut sepanjang tahun, agar para pembeli baik dari wisatawan domestik dan luar negeri tidak bingung dan akan memiliki kepastian tentang produk-produk souvenir UKM yang disajikan. Pada setiap akhir tahun, direncanakan akan digelar Lomba Souvenir Terbaik Tingkat Jawa Timur, yang salah satu indikatornya didasarkan pada omset penjualan di gedung tersebut.</p>
<p>Untuk memberikan pelayanan yang optimal dan memuaskan kepada masyarakat selaku pelanggan pada umumnya, dan khususnya kepada buyer dari dalam dan luar negeri, Gedung Pusat Souvenir ini akan buka setiap hari termasuk hari sabtu dan minggu buka, pagi hingga malam hari.</p>
<p><strong>Dongkrak Ekonomi Masyarakat</strong><br />
Diakui atau tidak sektor UMKM di Jawa Timur masih mengalami beberapa kendala. Terutama pemasaran produk kerajinan yang dihasilkan. Padahal, ini mempengaruhi produktivitas dan perkembangan usaha yang dikelola oleh pelaku UMKM.</p>
<p>Hal ini seperti dijelaskan M. Hadiyanto, Kasubdin UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Jawa Timur, keberadaan dua gedung ini bertujuan untuk membantu UMKM yang ada di Jatim, menyiapkan atau memberikan wawasan mereka terkait sektor usaha, karena itu pula mereka yang terlibat akan diajak untuk dipertemukan secara langsung dengan para buyer secara langsung, terakhir adalah mengangkat harkat dan martabat UKM.</p>
<p>”Semoga saja upaya ini dapat menggairahkan dan menggerakan sektor riil dan memberikan kontribusi yang besar dalam perekonomian Jawa Timur,” ujarnya.</p>
<p>Berbagai upaya untuk menggenjot produktivitas dan kinerja kedua gedung ini dilakukan, lewat promosi dalam berbagai bentuk dan sarana. Serta keterlibatan beberapa pihak yang ikut terkait akan kepedulian pengembangan produk kerajinan UKM Jatim. Bahkan juga kelak direncanakan akan diprogramkan paket kunjungan wisata UKM, sehingga para wisatawan ini dapat berkunjung ke UKM sekaligus belajar dan praktek membuat produk yang diinginkan.</p>
<p>”Dengan upaya tersebut, nantinya dua gedung ini tak sekedar menjadi pusat bisnis Jawa Timur saja, tetapi dapat menjadi Pusat Informasi Wisata dan Seni Budaya Jawa Timur,” pungkas Hadiyanto kembali.</p>
<p><strong>naskah dan foto: heru kandari</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2086</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Traveling Makin Asyik dengan Honda PCX</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2077</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2077#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 16:51:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2077</guid>
		<description><![CDATA[PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan produk skutik terbarunya, Honda PCX (Personal Comfort Xaloon) di Tunjungan Plaza 3 Lt. 1, Surabaya, Sabtu (31/07) sore tadi. &#8220;Honda PCX merupakan skutik berteknologi injeksi pertama di Indonesia,” kata Ir. Purwanto, General Manager Technical Service Divison PT. Mitra Pinasthika Mustika di sela acara. Dijelaskan pula, Honda PCX juga dilengkapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/eastjavatraveler_mpm01.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2078" style="border: 0pt none;" title="eastjavatraveler_mpm01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/eastjavatraveler_mpm01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan produk skutik terbarunya, Honda PCX (<em>Personal Comfort Xaloon</em>) di Tunjungan Plaza 3 Lt. 1,  Surabaya, Sabtu (31/07) sore tadi. &#8220;Honda PCX merupakan skutik berteknologi injeksi pertama di Indonesia,” kata Ir. Purwanto, General Manager Technical Service Divison PT. Mitra Pinasthika Mustika di sela acara.</p>
<p>Dijelaskan pula, Honda PCX juga dilengkapi dengan teknologi tinggi yang belum pernah ada di skutik lain di Indonesia yaitu <em>Idling Stop System</em>. Sistem ini berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis dengan selang waktu 3 detik saat mesin mati dan pengendara hanya cukup dengan menarik gas untuk menjalankan kembali mesin dan siap jalan.</p>
<p>Di lengkapi mesin yang berkekuatan hingga 125 cc PGM-FI membuat laju motor skutik ini semakin menghemat bahan bakar serta tentunya akan menjadikan ramah lingkungan dan bisa dikategorikan memenuhi standarisasi emisi gas buang Euro 3.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/surabayatraveler_mpm04.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2079" style="border: 0pt none;" title="surabayatraveler_mpm04" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/surabayatraveler_mpm04-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Tak berhenti di situ, Honda PCX juga mengkombinasikan teknologi mesin V-matic dengan <em>built in cooled</em>. Dimana  berfungsi menstabilkan temperatur mesin yang siap melaju dengan tenaga besar dan maksimal untuk menempuh perjalanan jauh.</p>
<p>Selain itu di dukung juga dengan sistem alarm anti maling yang bisa mndeteksi getaran maupun gerakan untuk mengaktifkan serta mengendalikannya Anda hanya cukup dengan remote control yang tersedia.</p>
<p>Canggihnya lagi Honda PCX memiliki pengamanan saat pengereman yang didukung dengan sistem combi brake hidrolis dengan 3 caliper yang membuat stabilnya jarak pengereman.</p>
<p>&#8220;Honda PCX ini memang cocok bagi mereka yang suka traveling,&#8221; ujar Merry Diaz Angelia Deputy General Manager PT. Mitra Pinasthika Mustika  saat presskonfrenss di DOME CAFE TP 3 Lt. 1, (31/07) sore pukul empat sore.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/surabayatraveler_mpm07.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2080" style="border: 0pt none;" title="surabayatraveler_mpm07" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/surabayatraveler_mpm07-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Presiden Direktur PT AHM Yusuke Hori mengatakan hadirnya Honda PCX ini diharapkan akan mampu memperkuat merk Honda di Indonesia sebagai pelopor teknologi tinggi di segment motor skutik. ”Kami harap Honda PCX bisa menjadi pemimpin tren skutik premium di Indonesia”, ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Johannes Loman Executive Vice President Direktur PT AHM berharap Honda menjadi pilihan semua segmen. &#8220;Maka dari itu kami hadirkan flashgip terbaru kami untuk skutik premium yaitu Honda PCX ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Desainnya dan teknologinya ini ditujukan untuk memenuhi gaya hidup lelaki metropolitan usia 25 hingga 30 tahun yang memang memiliki profil trendy, smart. Dengan varian 3 warna pilihan, Silverstone Metallic, Goldbullion Metallic, dan Black Nighthawk, produk ini diluncurkan dengan harga Rp 32,3 juta untuk wilayah Jakarta, dan Rp 32,8 juta untuk Jawa Timur.</p>
<p><strong>naskah dan foto : dhimas prasaja</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2077</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rock Never Dies!</title>
		<link>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2071</link>
		<comments>http://www.eastjavatraveler.com/?p=2071#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 05:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eastjavatraveler.com/?p=2071</guid>
		<description><![CDATA[Fanatisme pada musik rock membawa mereka ke dunia yang dinamis. Tak puas memanjakan diri dengan obyek musikal, beberapa produk merchandise dilibas dan melengkapi kehidupan sehari-hari. Cinta musik rock tak sekedar hafal seputar lirik musik atau penyanyinya, akan tetapi juga ada yang sudah pada tahapan memilki dan menggunakan aksesoris serta pernak pernik rock dalam kehidupan sehari-hari. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/ejtcom_rock01.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2072" style="border: 0pt none; margin: 7px;" title="ejtcom_rock01" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/ejtcom_rock01.jpg" alt="" width="391" height="260" /></a>Fanatisme pada musik rock membawa mereka ke dunia yang dinamis. Tak puas memanjakan diri dengan obyek musikal, beberapa produk merchandise dilibas dan melengkapi kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Cinta musik rock tak sekedar hafal seputar lirik musik atau penyanyinya, akan tetapi juga ada yang sudah pada tahapan memilki dan menggunakan aksesoris serta pernak pernik rock dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti gelang rantai tengkorak, deker karet, anting, kalung bahkan sampai sepatu boot berhias metal atau logam dan tatoo.</p>
<p>Tidak mudah untuk mendapatkan aksesoris sepeti di atas yang memiliki ukuran sedang sampai besar, ataupun jaket berbahan kulit serta berhiaskan logam. Bahkan sampai DVD atau CD rock hingga PH (piringan hitam) pun rasanya di Indonesia tak mudah didapatnya.</p>
<p>Lagu rock memang sarat akan kritik sosial dan identik dengan kesan urakan bahkan brutal dengan dandanannya. Namun hal tersebut tak di setujui oleh Kartika Asianto Undoyoko. ”Filosofi rock memang keras dan tajam, iya seperti metal, tapi bagi saya rocker itu jangan sampai acuh dengan lingkungan sekitar,” kata pria yang kerap di sapa Dodon ini.</p>
<p>Sejak duduk di bangku SMA dirinya mengakui bahwa musik rock itu merasuk ke dalam dirinya. ”Bagi saya rock itu menginspirasi untuk lebih kuat dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, filosofinya metal, keras dan tajam,” ungkap pria berprofesi kontraktor tersebut.</p>
<p>Dirinya lebih menyukai mengkoleksi DVD, CD serta slayer yang berlabel dan berikon Iron Maiden. Pria alumnus Institut Teknologi Surabaya (ITS) jurusan Teknik Sipil ini sangat bangga sekali bisa mendapatkan Topeng Eddie Iron Maiden tersebut, karena dirinya berada di urutan 13 dari 20 pemesan sedunia, topeng yang biasanya digunakan personel Iron Maiden.</p>
<p>Dodon mengakui hunting perangkat rock tersebut melalui media internet, bahkan dirinya juga harus rela berlama-lama hunting ke beberapa kota di luar negeri. Di mana ada band rock yang memang sedang mengadakan konser. ”Di Indonesia jarang ada band rock ternama konser di sini,” celetuknya.</p>
<p>Lebih dari 4000 CD serta 1000 DVD ia koleksi, mulai dari Black SaBbath, Judas Priest, Queen, Anthrax, Dream Theater, Led Zeppelin, Bon Jovi, dan dilihat dari aksesoriesnya semua merk kaosnya yang dimilikinya bergambar etengkorak (eddie) Iron Maiden asli buatan USA. ”Saya dapat kaos ini seharga hampir Rp 2,5 Juta, miniatur serta topeng eddie (logo Iron Maiden) saya beli total sampai Rp 5 Juta ke atas,” kata vokalis band RESI ini.</p>
<p>Ada kepuasan dan kebanggaan sendiri ketika menggunakan kaos maupun jaket (jeans) serta sepatu boots (junggle) nampak lebih macho. Ungkapan itulah yang terlontar dari pria yang juga pernah menjadi vokalis ROCKLAW (rock lawas).</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/ejtcom_rock02.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2073" style="border: 0pt none; margin: 7px;" title="ejtcom_rock02" src="http://www.eastjavatraveler.com/wp-content/uploads/2010/07/ejtcom_rock02.jpg" alt="" width="391" height="260" /></a>Ada cincin tengkorak, gasper, sabuk serta beberapa kotak yang berisi sertifikat milik bebarapa band rock ternama dimilikinya. Contohnya seperti piringan hitam Kiss berukuran 12 serta 17 inch ia mendapatkannya harus rela ke Amerika. Tak hanya itu miniatur slash yang berukuran 20 CM dia mendapatkannya juga harus serching di website band GUN’s Roses dan itu sesuai dengan keinginan yang diinginkannya.</p>
<p>“Sekitar tahun 80’an banyak sekali pemuda yang mengusung gaya hidupnya dengan memakai atribut rock serta dengan jeans yang sobek lututnya uti merupakan salah satu ciri khas rock,” urai pria yang memiliki julukan BULAS (bujang lapuk Surabaya) ini.</p>
<p>Pria yang memiliki usaha di bidang event organizer ini juga mempunyai beberapa koleksi yang sempat ditawar hingga Rp 1 Milyar. Namun, dirinya tak akan pernah melepasnya. Lantaran baginya nilai ini tak sebanding dengan rasa cinta pada dunia rock yang sudah bertahun-tahun. <em><strong>(naskah/foto: dhimas p)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eastjavatraveler.com/?feed=rss2&amp;p=2071</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
