Bebek Saus Mamba, Pedasnya Berasa


Bebek goreng, agaknya masih jadi trand menu makanan sebagian daerah di Jawa Timur, salahsatunya adalah Surabaya. Trand inilah yang membuat Aprianto, Executive Chef Hotel Santika Gubeng Surabaya, menginovasi bebek goreng dengan paduan sambal dabu-dabu (mentahan) yang nikmat.

Dengan nama Bebek Saus Mamba, menu bebek kali ini diproses dengan waktu cukup lama. Mulai dari diukep selama kurang lebih empat jam, dengan rempah-rempah lengkap, dan digoreng sampai warna bebek berubah kecoklatan.

Sebagai teman bebek goreng spesial ini, Chef Aprianto meracik sambal yang terdiri dari irisan bawang merah, gula, garam, daun jeruk, tomat, daun kemangi, dan cabai potong, kemudian seluruh bahan disiram minyak panas.

Satu porsi Bebek Saus Mamba, dihidangkan bersama nasi hangat dan lalapan. Dengan rasa pedas dan gurih, menu ini bisa dinikmati dengan harga Rp 75 ribu saja. Bagi pecinta kuliner bebek, promo ini hanya berlaku di bulan November saja, di The Travellodge Restaurant Serta Loobby Lounge Hotel Santika Gubeng.

“Menu ini dinamakan Bebek Saus Mamba, karena terinspirasi dari Ular Mamba. Sama seperti ular ini yang racunnya sangat berbisa, menu ini memiliki cita rasa pedas. Saat diukep dengan bumbu lengkap, sudah ada beberapa cabainya, ini ditambah lagi dengan sambalnya yang pedas,” terangnya.

naskah dan foto : pipit maulidiya