Sebuah ajang pameran budaya dan pariwisata nasional dengan skala Internasioanal, Majapahit Travel Fair (MTF) dibuka kemarin (19/5) di Grand City Convex, Surabaya. Event yang menjadi agenda rutin Dinas Paiwisata Jawa Timur ini diselenggarakan selama lima hari kedepan yakni berakhir pada 23 Mei 2011.

Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Event MTF ini dianggap wahana yang tepat untuk sarana mempromosikan potensi pariwisata Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya. Majapahit Travel Fair ke-11 diselenggarakan bersamaan dengan peringatan HUT Kota Surabaya ke 717 sehingga dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan MTF tentu akan lebih semarak.

Konsistensi penyelenggaraan MTF yang memfasilitasi pertemuan bisnis antara para pemain industri pariwisata Jawa Timur dan luar provinsi Jawa Timur selaku seller dengan industri pariwisata luar negeri dan luar provinsi Jawa Timur selaku buyer. Acara Travel Exchange (Travex) dalam bentuk Table Top Bussiness Meeting, akan sangat membantu para pelaku bisnis pariwisata domestik, regional, bahkan internasional dalam menentukan agenda promosinya.

“Dengan adanya event seperti ini maka kita diberikan kesempatan untuk mempromosikan apa yang kami miliki. Kami bangga memiliki batik yang kamibuat secara alami yakni dari daun mangga. Jadi dengan adanya event ini maka kesempatan kami untuk memasarkan seni yang kami miliki ke dunia Internasional akan semakin lebar,” ujar Dra Marlinda Hayati selaku tim promosi Dinas Pariwisata Madiun.

Sementara Adysti Citra, Account Executive dari PT Debindo Mitra Tama selaku penyelenggara mengatakan bahwa maksud dan tujuan diadakannya even ini adalah untuk menciptakan peluang bisnis (dalam bentuk transaksi) antara penjual dan pembeli, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara ke Jawa Timur, sebagai ajang promosi bagi daerah tujuan wisata lainnya, meningkatkan kerjasama pemerintah dan swasta, serta meningkatkan kemampuan pemain industri pariwisata, khususnya dalam bidang promosi, penjualan dan negosiasi daerah dan perekonomian nasional, menggali, menumbuhkembangkan dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah dan perekonomian nasional.

Sebagaimana telah ditetapkan oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa urusan budaya (UNESCO) pada tanggal 2 Oktober 2009, bahwa Batik sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia, maka diusulkan untuk tema MTF 2010 adalah “Preserving Culture Heritage” atau melalui MTF kita lestarikan dan kembangkan warisan budaya. Even ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya.  ci – foto:fran