Memasuki hari terakhir pelaksanaan, Minggu (21/10/2018), Pameran Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2018 kebanjiran pengunjung. Mereka bahkan ada yang datang sejak pukul 12.00 WIB, agar bisa tuntas menikmati karya-karya yang dipajang di JX Internasional, Jl Ahmad Yani 99, Surabaya.

PSLI yang kini tercatat dalam daftar ‘100 event pilihan Wonderful Indonesia’ ini digelar sepanjang 12-21 Oktober 2018. Beberapa nama pelukis yang terlibat di antara lain MB Santoso, pelukis asal Lawang, Malang, yang kini menetap di Ubud, Bali. Lalu Ari R. Katon (Malang), Toto Koino (Salatiga), I Nyoman Sana (Bali), Indahsari (Probolinggo), Hartono (Salatiga), Budi BI (Surabaya), Yoes Wibowo (Sidoarjo), dan masih banyak lagi.

Dijelaskan M. Anis, Ketua Umum PSLI, pameran kali ini menyiapkan 150 booth dan diikuti 200 pelukis dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Selain itu, PSLI 2018 juga diramaikan pelukis mancanegara seperti Malaysia, Thailand, Singapura, China, dan Jepang.

Wartawan senior Surabaya ini mengaku, keberadaan PSLI ternyata makin diakui manfaatnya oleh para pelukis. Ini bisa dilihat dari data peserta yang 75 persen di antaranya adalah peserta lama.

Dalam gelaran ke-11 tahun ini, target penjualan karya yang dipamerkan diharap mampu mencapai Rp 3 miliar. Angka ini melampaui transaksi event tahun lalu yang mencapai Rp 2,4 miliar.

“Dari sisi karya, PSLI dipastikan makin kaya dengan teknik dan aliran lukisan. Untuk meramaikan pelaksanaan acara, nanti juga digelar workshop seni lukis, melukis on the sport, melukis model, dan masih banyak lagi,” jelas Anis. (naskah : hendro d. laksono | foto : tiara aydin sava)