Pondok Pesantren Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah) di Turen, Malang banyak ramai dibicarakan. Mulai dari sangkaan masjid tiban atau masjid jin, yang akhirnya tidak dibenarkan oleh pengurus pesantren hingga banyak yang terkagum dengan gaya bangunan ponpes ini, mengundang banyak orang untuk silih berganti berdatangan ke lokasi. [baca: Ragam Cinta Ponpes Bi Ba’a Fadlrah]

Berikut EastJavaTraveler.Com coba merangkum 6 alasan ke Ponpes Bi Ba’a Fadlrah, Sananrejo, Turen, Malang ;

turen-b1. Aksesnya mudah. Dapat ditempuh kendaraan roda dua, empat maupun bus. Waktu perjalanan dari Alun-alun Kota Malang sampai ke lokasi ponpes sekitar 60 menit. Jalur yang dilalui adalah dari terminal Gadang kita menuju arah ke arah jalur Pantai Sendang Biru. Setelah Bululawang sudah mendekati dengan Turen.

2. Lahan komplek pesantren yang luas, nyaman dan aman. Baik untuk parkir kendaraan segala jenis, maupun untuk istirahat.

3. Di dalam pesantren terdapat beberapa lantai yang dapat digunakan untuk belanja, rekreasi Islam, istirahat, menyediakan tempat makan dan minum serta lainnya.

4. Fasilitas dan sarana penunjang seperti toilet, musholla, dan lainnya untuk tamu banyak tersedia.

5. Menyuguhkan gaya bangunan yang megah, beragam corak bangunan, serta indah dipandang. Di mana bangunan ini adalah dilakukan oleh kyai dan para santri sendiri tanpa bantuan jin.

6. Mengingatkan kita akan keagungan Tuhan.

naskah : m. ridlo’i | foto : farid rusly