Jalan-jalan di Goa Maharani and Zoo, Paciran, Lamongan, belum lengkap jika belum mampir di Museum Satwa atau Diorama Satwa. Wahana ini berdiri di tengah area kawasan wisata Maharani. Dan di sini, kita bisa melihat banyak satwa yang telah diawetkan dan berasal dari berbagai belahan dunia. Uniknya, setting dalam ruangan didesain sedemikian rupa sehingga mirip dengan nuansa habitat aslinya.

Sumber di Maharani Zoo dan Goa menyebut, pilihan setting seperti ini dilakukan sebagai upaya memberi edukasi pada pengunjung.

Ada apa di museum ini? Mulai dari serigala tundra, beruang kutub, kerangka paus, dan masih banyak lagi. Dengan melihat satwa-stwa ini, kita bisa tau banyak hal. Seperti serigala tundra ternyata dikenal sebagai anjing liar di pedalaman Afrika dengan nama latin canis lupus. Atau beruang kutub (ursus maritimus) yang memiliki tinggi badan kurang lebih dua meter dan lingkar badan 80 – 90 cm. Konon, panjang keseluruhan dari beruang kutub ini bisa mencapai 3 meter. Beratnya, 150 – 750 kilogram.

Koleksi lain yang tak kalah unik adalah kerangka paus biru. Disebutkan di papan keterangan, paus biru ini ditemukan di perairan samudra Indonesia, tepatnya di selatan Pulau Bali. Paus biru atau balaenoptera musculus meruapakan hewan terbesar di laut yang pernah hidup. Panjang tubuhnya 22 – 28 meter, beratnya 60 – 170 ton.

Tak jauh dari koleksi ini ada kerangka paus bongkok atau megaptera novaeangliae. Binatang ini termasuk dalam kategori ikan paus yang unik, karena memiliki flipper atau sirip yang panjang. Berat badan Paus bongkok berkisar 25 – 44 ton dan panjang 11 – 15 meter.

hendro d. laksono | sumber maharanizoo.com