Antonin Artaud terinspirasi dengan teater timur untuk mengembangkan gaya yang lebih bergantung pada suasana, gerakan dan ruang dialog. Karena itu, Artaud mencoba menghancurkan bahasa sekaligus mencoba membuat bahasa lain yang menonjolkan bahasa fisik untuk membebaskan diri dari aspek teater literer.

Dari situlah, konsep teater Alternatif digelar. Parade teater yang ditampilkan di pelataran Taman Budaya Jawa Timur (TBJT), jalan Genteng kali 85, Surabaya (21/09) malam, menyedot antusias kalangan pecinta seni Surabaya.

Parade Teater Alternatif tersebut, menjadi ajang pembuka pra Festival Seni Surabaya 2011 bertajuk Anomali, yang akan dihelat pada 31 Oktober hingga 9 November mendatang.

Sebanyak 6 performance dari teater Jawa Timur menyuguhkan seni teater yang syarat dengan pesan – pesan moral yang tengah melanda bangsa. Diantaranya teater Roda (Lamongan), teater Kopi Hitam (Jombang), klinik teater STKW (Surabaya), teater Sabda IAIN Sunan Ampel (Surabaya), teater Sendratasik Unesa (Surabaya), dan Slamet Japrak performance (Surabaya).

Eksistensi seni teater di Surabaya tetap berupaya hidup di tengah arus modernisasi Kota Surabaya yang menjadi kota metropolis. Parade Teater Alternatif adalah sebagai buktinya, dan juga Festival Seni Surabaya 2011 yang setiap tahunnya menjadi ajang pesta para seniman Surabaya dan Jawa Timur. naskah/foto:frannoto