Batik khas Surabaya mungkin lebih akrab dengan motif ikan hiu dan buaya. Namun, lain hal dengan batik Bayu Sumilir ini. Batik ini tidak memiliki ciri khas, begitu juga dengan perpaduan ornamen yang diberikan sama sekali tidak ada yang menjadikan ciri khas batik ini. Namun yang menarik pada desain batik ini, salah satu hal yang paling ditonjolkan dari batik ini yaitu, setiap goresan corak batik dibuat berdasarkan tingkat kreatifitas sang pengrajin itu sendiri.

Jika pada batik Jawa Timur umumnya yang lebih menonjolkan karakter hewan, lain halnya dengan batik satu ini. Pada batik Bayu Sumilir ini kita bisa menjumpai berbagai karakter yang sedikit berbeda seperti, nelayan, gambar monorel, gambar buku dan ikan yang dikombinasikan menjadi satu. Bahkan menurut salah satu pengrajin corak seperti itu masih dijumpai pada kulit luarnya saja, kalu kita melihat beberapa karyanya, disetiap kainnya juga memiliki cerita yang berbeda-beda.

batikDari beberapa karyannya, ada satu batik yang paling terkenal yaitu yang berjudul Surabaya 3 Dekade. Hasil olahan kain batik ini pernah mendapatkan penghargaan sebagai juara nasional batik di tahun 2012. Dalam sentuhan karakter kain batik tersebut menceritakan tentang kehidupan Kota Surabaya yang digambarkan mulai dari jaman penjajahan, jaman orde baru, hingga menjadi kota metropolitan seperti sekarang ini.

“Batik dibuat karena ada pesan yang terkandung di dalamnya. Jadi kain yang ditulis menjadi sebuah cerita yang memiliki filosofi yang mendalam. Bukan hanya untuk dilihat karena keindahannya, tetapi untuk dinikmati. Karena setiap orang memiliki interpretasi yang berbeda-beda dalam setiap cerita didalam kain batik Bayu Sumilir ini” kata Ari, selaku pengrajin batik.

Sebenarnya proses pembuatan karakter batik ini cukup mudah, dengan menggunakan canting elektrik batik ini dibuat hanya sekitar 2-3hari saja. Namun yang membuat proses pembuatan karakter batik ini menjadi rumit yaitu, ide dan pemikiran yang harus dituangkan dalam kain batik ini juga harus membuat sang pengrajin untuk memantapkan filosofi yang cocok dengan batik yang akan dibuat. Sehingga pemantapan ide itu bisa diimplementasikan dalam bentuk tulisan didalam kain batik tersebut. Batik Bayu Sumilir ini juga sering mengikuti pameran serta perlombaan batik. Tak heran harganya pun cocok untuk masyarakat menegah ke atas sekaligus para pecinta batik.

naskah/foto : feli/febrianto sw