Pertanyaan sederhana. Jika ada dua kubu, kelompok pesimis dan optimis, dimanakah Anda berada? Pertanyaan ini terlontar dari Sapto Anggoro, CNO merdeka.com (Kapan Lagi Network) dan penulis, saat berbicara di depan peserta Diskusi dan Bedah Buku Mantra Justru yang digelar di Kedai Kreasi, Surabaya, Kamis (29/10) sore.

Kaum pesimis selalu melihat keterbatasan sebagai persoalan, sedangkan kaum optimis akan melihat keterbatasan sebagai alasan untuk lebih terpacu. “Ada ungkapan, justru itu saya harus belajar lebih giat, justru itu saya harus bekerja lebih keras,” kata Sapto.

ejt-sapto-kkSelain menggali inspirasi tentang jagad entrepreneurship, Sapto juga mengajak peserta bicara tentang jurus jitu membidik market, hingga bagaimana memanfaatkan media untuk kepentingan bisnis.

“Buku Mantra Justru merupakan kumpulan tulisan-tulisan Kolom Inspira di situs berita merdeka.com,” aku Sapto di tengah diskusi. Awalnya, ia tak pernah terlintas sedikit pun untuk menjadikan artikel yang ia buat ini sebagai sebuah buku. Namun, dorongan kuat dari teman-teman akhirnya membuat ia memutuskan untuk membukukan tulisan ini.

Mantra Justru merupakan buku kedua yang ia tulis, setelah buku tentang “Media Online” yang menjadi handbook mahasiswa jurnalistik. Berbeda dengan buku pertama, kali ini ia membuat buku tentang kumpulan tulisan inpiratif bagi entrepreneur, technopreneur, dan socialpreneur.

Di akhir diskusi yang dipandu oleh Heti Palestina Yunani ini, Sapto membagikan buku gratis untuk penanya. Dan meski jam diskusi sudah usai, ia masih melayani obrolan santai dengan para peserta.

naskah dan foto : rangga yudhistira