Pusat kebudayaan Prancis ( CCCL )Surabaya bekerjasama dengan Comic Artist Society of Surabaya ( CASS ) dan Perpustakaan C2O. Menyelenggarakan acara tahunan dengan menampilkan 17 seniman komik dan seni urban dari berbagai kota di Indonesia. Festival Komik dan Seni Urban‘ Cergamboree’ digelar pada 27 Februari hingga 8 Maret 2009, secara bersamaan di CCCL dan Perpustakaan C2O.

Cargambore tahun ini, menawarkan program yang lebih menarik di banding dengan tahun sebelunnya. Selain itu dengan mengadakan pameran, meet & greet, workshop, peluncuran buku, talkshow dan pemutaran film. Serta, mengundang seniman komik asal Prancis Sylvain-Moizie pemenang pertama Jeune Talent pada Internasional Angouleme tahun 2000.

Cergambore menjadi sarana dialog bagi pegiat, penggemar, dan seniman yang tertarik pada komik dan seni urban. Acara ini juga bertujuan memberikan semangat dan kreatifitas , bagi komikus independen lokal mulai yang mulai banyak bermunculan. Mereka berupaya agar komik buatan lokal lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan menyelenggarakan berbagai acara komik di Surabaya.

Gaya yang dipakai seniman komik saat ini, lebih condong ke gaya latin, Asia, dan Eropa, Mayoritas gaya yang digunakan masih dipengaruhi Jepang. Perbedaan Komik lokal dan non lokal adalah terletak dari budanya dan cara bertutur komik tersebut.

Media yang digunakan dalam komik dan seni urban saat ini sangatlah variatif, mulai kertas, kayu, kaleng sampai dengan bungkus rokok. “Hal Ini menunjukan seniman komik dan urban semakin kreatif tidak terpaku kepada satu media saja, “ kata Kathlee Azali, dari Comic Artist Society of Surabaya ( CASS ).

Beberapa seniman muda surabaya yang diundang untuk berpartisipasi dalam melukis mural. Acara melukis mural yang sekaligus menjadi penutup ‘ Cergamboree’ akan dimulai hari Jumat 6 Maret dan berakhir padaMinggu, 8 Maret 2009, bertempat di Perpustakaan C2O.

naskah : shiska pradibka | foto : dhimas prasaja