Sesuai namanya, Resto Raja Duren juga menawarkan panganan serba durian. Mulai dari minuman, kue, bahkan penyetan sambal pun tak jauh dari unsur buah durian.

Buka pukul 11.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB, resto yang menawarkan sensasi berbeda saat menikmati buah durian ini berada di Jalan Medokan Ayu 21, depan Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Surabaya.

Meskipun seluruh menu menggunakan unsur buah durian, dapat dipastikan bagi yang tidak suka durian malah jadi ketagihan. “Kapan hari ada yang gak suka durian, waktu uda nyoba eh dia bilang enak kok,” jelas Siti Nur Aisyah, Secretary Cafe Raja Duren.

Demi mengejar rasa khas durian, dalam sehari, Resto Raja Duren bisa menghabiskan 20 kilogram durian sekaligus.

Selain rasa, berbagai jenis minuman disajikan cantik berwarna-warni. “Ada yang dikombinasi dengan buah-buahan, original sirup, kacang hijau, dan bahan lainnya,” tambahnya.

Tak ingin kehilangan kesan Surabaya, makanan Resto Raja Duren mengusung menu penyetan. “Karena makanan kita berupa penyetan, sambalnya itu ada campuran kaldu durian. Rasa duriannya gak terlalu kuat jadi bagi yang nggak suka durian juga bisa makan disini,” tambah wanita berkerudung itu kepada eastjavatraveler.com.

Namun, bagi yang ingin menambah kuat rasa duriannya, anda bisa memesan toping tambahan. Toping yang disediakan diantaranya toping duren pedas, toping duren keju, sambal duren terasi, sambal duren korek. Sementara untuk desert, pancake durian jadi menu andalan.

Selain menu olahan durian yang bikin penasaran, Resto Raja Duren juga punya tempat yang nyaman. Meja dan kursi dari bahan kayu, lilin warna-warni diatas meja, serta lampu yang dihias unik bisa menambah hangatnya suasana berkumpul dan makan anda.

Sebagai info, keberadaan Resto Raja Duren berawal dari aktifitas jual beli online pancake durian selama tiga tahun. Hingga kini Resto Raja Duren sudah memiliki cabang di beberapa tempat di Jawa Timur. Diantarannya, Bojonegoro dan Malang.

naskah : pipit maulidiya | foto : budi irawan