Sebuah radio klasik yang berada di pojok ruangan terdengar nyaring menyuarakan tembang gugur gunung berulang-ulang; holopis kuntul baris, holopis kuntul baris… Suara itu terus mengalun seiring deru udara yang sejuk membawa semangat kaum hawa sedang memasak di tungku kayu bakar.

Sementara beberapa pengunjung tampak asik menikmati suasana romantis masa lalu sembari menanti hidangan tersaji. Ada yang mengabadikan momen di dapur tradisional itu, ada pula yang jalan-jalan di sekitaran tempat makan.

Ya, begitulah sensasi kuliner yang ditawarkan Rumah Pawon Taman Indie Resto dapur bukan lagi menjadi tempat yang eksklusif bagi sang juru masak. Namun di sini Anda justru bisa menikmati sensasi kuliner seperti layaknya di dapur keluarga tradisional puluhan tahun silam.

Bangunan Rumah Pawon terkesan sangat tradisional. Rumah kecil berukuran sekitar 6 x 6 meter ini terbuat dari kayu dan gedek. Sedangkan genteng yang dipakai adalah genteng klasik khas rumah tradisional. Rumah Pawon menyediakan berbagai menu tradisional Jawa, seperti gudeg khas pawon, rujak cingur pawon, rawon, dan berbagai menu tradisional lainnya.

Semua proses masak memasak di Rumah Pawon dilakukan oleh Si Mbok, sebutan bagi sang juru masak di resto ini. Mulai dari mengolah bahan bumbu sampai makanan disajikan. Seperti layaknya dapur di rumah sendiri, pengunjung bisa melihat proses masak memasak. Kadang sedikit asap mengepul dari tungku ketika memasak, namun ini justru memberikan kesan yang khas dari Rumah Pawon.

Lezatnya hidangan masakan tradisional terasa begitu cocok dengan latar dan suasana yang pas. Foto Pak Sukarno dan Bung Hatta, juga beberapa foto selebritis lawas mengingatkan akan kenangan Indonesia masa lalu. Ditemani lantunan tembang tradisional dari sebuah radio tua, Rumah pawon memberikan romansa klasik kuliner dapur keluarga.

naskah/foto: arif furqon

Rumah Pawon Taman Indie Resto
Jl. Lawang Sewu 2-18, Kota Araya – Malang 65154
Telp. 0341 417777, Fax. 0341 414555
www.tamanindie.com
email: [email protected]