Perkembangan Kota Surabaya tak pernah luput dari campur tangan beberapa orang yang memang besar di kota pahlawan ini. Kenyataan itulah yang mendasari Hari Yong memamerkan 22 karya fotografinya yang bertema Sosok Surabaya di Galeri House Of Sampoerna, 6 hingga 29 Nopember 2009.

“Ini memang proyek pribadi saya sejak tahun 2000 yang berjudul Soerabaia Koe, dari sana Hari Yong memotret Surabaya dengan berbagai sudut pandangnya,” ujarnya saat ditemui East java Traveler.

Dalam pameran yang melibatkan foto-foto berukuran 100x 200 ini, sepuluh tokoh yang memiliki kontribusi di bidang kesenian, kepahlawanan, budaya dan tata kota Surabaya, seperti Umi Chalsum (seniman ludruk), Bubi Chen (pemusik jazz), Eddy Samson (tim cagar budaya kota Surabaya), Rudi Isbandi (budayawan), Alm. Santoso Alimin (fotografer profesional), Soeparto Barta (penulis buku kremil), Johan sillas (pakar tata kota), Kadaruslan (tokoh masyarakat), Hartoyik(veteran pejuang 45) , Alm. Liem Keng (pelukis dan sketser).

“Saya cinta Surabaya, saya tidak ingin Surabaya kehilangan identitas tersendirinya, dari mereka mereka itu saya terinspirasi,” imbuh pria kelahiran Surabaya tahun 1953 ini.

“Kami berharap dengan adanya pameran foto ini masyarakat surabaya lebih mengenal siapa sosok sejarah yang ada di suarabaya,” tegas Rani Anggraini, Manager Museum House Of Sampoerna.

naskah dan foto : dhimas p.