Di Surabaya, banyak alternatif pilihan tempat wisata keluarga. Menikmati suasana yang menyenangkan, sambil makan malam bersama orang-orang tercinta. Salah satunya, Pasar Malem Tjap Toenjoengan. Pasar yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kota Surabaya ini digelar hingga 31 Mei 2015 di Food Festival Pakuwon City.

Di tempat ini, pengunjung bisa melihat berbagai macam stan yang menjual hidangan khas Nusantara dan masakan khas Jawa Timur. Semua tersaji dalam balutan suasana khas tempo dulu.

Ya, event kuliner yang telah memasuki tahun ke tujuh ini memang membawa tema Surabaya di masa lalu. Gagasan ini nampak dalam dekorasi warung penjual makanan yang masih menggunakan anyaman bambu, dan juga terdapat joglo di sisi utara sebagai arena hiburan.

“Dari tahun ke tahun, animo para wirausaha kuliner terus bertambah. Dan tidak hanya warga Surabaya, warga luar kota pun juga ikut berpatisipasi,” ucap Santi, Promotion Manager East Coast Pakuwon City.

ejt-pasartunjunganDikatakan, total terdapat seratus tenant yang menyediakan lebih dari 600 menu yang siap disajikan kepada pengunjung setiap harinya. Untuk tahun ini, lanjut Santi, ada yang berbeda dari Pasar Malem Tjap Toenjoengan. Yaitu Pojok Cemal Cemil Nusantara. Dimana terdapat kumpulan stand yang menjual jajanan tradisional seperti kue cubit, Lumpia Semarang, es goyang, dan es carica.

Tak berhenti di situ, sembari menikmati makan malam, pengunjung juga disuguhi berbagai macam hiburan rakyat. Ada penampilan Tari Remo, lawak, keroncong klasik, musik patrol, hingga pertunjukan dari Cak dan Ning Suroboyo. Terdapat pula lomba yang diselenggarakan pihak panitia untuk menambah keseruan Pasar Malem Tjap Toenjoengan, yaitu lomba foto, lomba minum jamu, lomba makan kerupuk, dan masih banyak lagi.

Event Pasar Malem Tjap Toenjoengan bergeliat mulai pukul 17.00 sampai 23.00 WIB. Tiap hari, tak kurang dari 6 ribu orang datang ke pasar ini.

Untuk menjaga kenyamanan, pihak panitia menyediakan lahan parkir tambahan dan juga terdapat program transaksi non tuna atau e-money. Jadi pengunjung tidak perlu membawa uang secara fisik dalam jumlah banyak, cukup mendaftarkan atau membuka rekening melalui salah satu bank swasta yang telah bekerja sama dalam penyelenggaraan Pasar Malem
Tjap Toenjoengan.

naskah dan foto : aditya poundra