Ketan, siapa yang tak mengenal makanan yang satu ini? Ketan Jawa yang ditemui pada umumnya dibumbui bubuk kedelai, dan disajikan dengan bungkus daun pisang. Bagi masyarakat Jawa, ketan hanya ada saat hari besar dan perayaan. Pula jarang sekali dijajakan.

Kelangkaan ketan tersebut dimanfaatkan Rini Kusuma (32). Sejak 4 bulan terakhir, ia bersama dengan suaminya membuka Kedai Ketan Punel di Jalan Raya Darmo 116, tepat diseberang depan Taman Bungkul Surabaya. Kedai berkonsep pedesaan ini, dibuka setelah usaha Ketan Punel delivery-nya sukses dua tahun silam.

Tak hanya ketan berbubuk kedelai, kedai ini juga menyediakan 10 macam topping lain sebagai inovasi. Diantaranya ketan durian, coklat keju krunch, abon, srundeng pedas, gula jawa, rainbow, ketan telur, ketan susu, dan ketan meses.

Selain ketannya yang punel, berbagai macam varian topping agaknya menarik perhatian untuk dicoba. Sehingga tak heran jika setiap hari, Kedai Ketan Punel ini dipenuhi pelanggan. Bahkan saking ramainya, Rini bisa menghabiskan 10 kg hingga 13 kg ketan setiap harinya.

Bersama ketan, bermacam pilihan wedang (minuman) juga disediakan. Diantaranya teh tarik, coklat, bandrek, es lidah buaya, susu jahe, es teh lemon, STMJ, dan masih banyak lagi.

Di kedai ini, sepiring ketan beralaskan daun pisang dan segelas minuman memiliki harga yang berbeda-beda, yang masih tergolong murah. Mulai dari 5rb rupiah sampai 15rb rupiah, Itu pun sudah bisa dinikmati bersama iringan lagu-lagu langgam Jawa yang tenang.

Seiring berkembangnya bisnis kulinernya ini, Rini menitipkan harapan besar. “Aku pengen makanan jaman kakek-nenek anakku ini, terus ada. Jangan sampai hilang,” tutur wanita cantik ini dengan tegas.

Sebagai info, Kedai Ketan Punel buka setiap hari. Senin hingga Sabtu, pada pukul 17.00 sampai 22.00. Sementara pada hari Minggu, buka pagi hari pada pukul 06.00 sampai 09.00. Jika tidak sempat datang ke kedai, anda juga bisa memesan lewat layanan delivery ke nomer 089657040027.