Tahukah anda sampah plastik sangat berbahaya bagi kesehatan? Limbah sampah plastik secara tak langsung dapat menyebabkan penyakit kanker. Bahkan dampak sampah plastik dapat mengubah kelamin ikan di kali Surabaya.

Akan berbagai bahaya yang dapat ditimbulkan dari limbah sampah plastik tersebut, timbul lah sebuah gerakan Diet Tas Kresek dari sebuah komunitas bernama; Nol Sampah Surabaya. Komunitas ini bergerak untuk membangkitkan kesadaran masyarakat Surabaya akan bahaya sampah plastik. Pada awalnya komunitas ini dibentuk karena greget dengan kondisi pengolahan sampah yang belum maksimal.

“Awalnya kita sedih lihat Surabaya banyak sampahnya. Kalau kampanye mengajak masyarakat mengolah sampah maka tidak akan menyelesaikan masalah. Di Surabaya sampah plastiknya tinggi. Karena itu kita coba ngajak orang-orang stop pakai plastik. Tapi denger kata stop , orang-orang sudah antipasti. Karena itu kita ganti jadi diet, kan bahasanya lebih halus,” terang Hermawan Some yang kerap disapa mas Wawan, salah satu pendiri Komunitas Nol Sampah.

Kini Komunitas Nol Sampah lebih fokus mengkampanyekan dan menggiatkan diet tas kresek . Kegiatan yang sudah dilakukan salah satunya adalah kampanye unik dengan tema “Rampok Tas Kresek” yang digelar pada acara Car Free Day di Taman Bungkul Surabaya. Jadi setiap orang yang membawa barang dengan menggunakan tas kresek, maka akan didatangi, diambil tas kreseknya dan diberikan tas yang bisa dipakai berkali-kali. Mereka tidak hanya memberikan tas saja, tetapi juga menjelaskan bahaya plastik untuk lingkungan dan kesehatan.

Masih banyak orang-orang yang tidak tahu bahwa air minum dalam botol kemasan jika terkena sinar matahari akan menyebab kanker. Tas kresek berwarna itu sebenarnya berbahaya, karena terbuat dari plastik bekas limbah dan pakai pewarna tekstil. Plastik juga kalo dibakar, asapnya dapat menyebabkan kanker, merupakan beberapa amunisi yang serang dilancarkan ketika komunitas Nol Sampah beraksi.

“Yang membuat komunitas ini berbeda, kami bekerja sama dengan komunitas lain, bekerja sama dengan kampung , dengan sekolah , universitas dan perusahaan. Beberapa sekolah di Surabaya sudah menerapkan diet plastik untuk dikantinnya. Untuk keanggotaan kami tidak mendata anggota, tetapi siapa yang minat bisa gabung kapan saja. Untuk memperoleh informasi kegiatan kita, bisa dilihat di Facebook  kita, dengan akun Nol Sampah.” Tutup mas Wawan.

naskah : delia | foto : farid rusly

Komunitas Nol Sampah Surabaya
telp     : +62 87854170444, +62 81216988835
Website : www.nolsampah.org