Sepasang musisi asal Prancis tandang ke Surabaya untuk pertama kalinya. Pascal Rogé bersama sang istri Ami Rogé, berkerjasama dengan Institut Francais Indonesia (IFI) dan Sheraton Surabaya Hotel, menggelar acara bertajuk dalam Konser Piano Klasik di Grand Ballroom Sheraton Surabaya, Jalan Embong Malang 25-31 Surabaya pukul 18.30 (4/11).

Sebelum konser ini berlangsung, Pascal dan Ami Rogé sempat memberikan kursus singkat (masterclass piano) selama empat hari (2-6 November 2015) kepada anak-anak di Diapason Music Studio, Jalan Margorejo Indah D 319 milik Sufiah Santoso, salah satu pianis Indonesia yang pernah belajar di Prancis.

Sebanyak 300 lebih kursi telah disediakan untuk para pecinta musik klasik di Surabaya. Selain musik klasik, keunikan tersendiri akan ditampilkan dalam perhelatan konser nanti. Pascal dan Ami Rogé, akan unjuk kebolehan memainkan piano dengan empat tangan. Ami Rogé, akan menjadi tangan kedua atau ketiga untuk memainkan nada, melengkapi permainan sang suami. Perempuan darah Indonesia ini, telah lama berkolaborasi dengan pasangan hidupnya Pascal Rogé untuk memainkan musik klasik.

“Kesulitan memainkan piano dengan empat tangan ini, masing-masing dari pemain harus seling menyempurnakan nada,” papar Sufiah Santoso, saat menemani Pascal dan Ami Rogé dalam jumpa pers.

Tak cukup sampai disitu, Konser Piano Klasik Pascal dan Ami Rogé, akan dibuka dengan beberapa penampilan pianis muda asal Surabaya. Mereka adalah lima orang anak, umur delapan sampai 15 tahun, yang terseleksi selama masterclass piano.

Pascal dan Ami Rogé, akan mempersembahkan komposisi musik dari Debussy (duet empat tangan), Ravel, Satie, serta karya komponis besar Indonesia, Slamet Abdul Sjukur yang akan dibawakan solo oleh Ami Rogé untuk pertama kalinya.

Sebagai info, Pascal Rogé adalah seorang pianis berbakat dari Prancis. Setelah menamatkan pendidikan musiknya di Konsenvatorium Paris, ia memenangkan berbagai penghargaan internasional, diantaranya penghargaan utama kompetisi Marguerite Long-Jacques Thibaud.

Bersama rumah produksi Decca, ia mengeluarkan sebuah album berisi permainannya atas karya komponis besar Prancis, seperti Fauré, Debussy, Satie, dan banyak lagi. Tahun lalu, ia dianugerahi ‘Gramophone Awards’ untuk kategori Musik Kamar. Setiap musim, ia tampil lebih dari 50 konser di Eropa, Amerika (Carnegie Hall), Zeeland, Asia, terutama Jepang.

naskah dan foto : pipit maulidiya