Di era yang serba modern ini, segala informasi yang kita perlukan dapat dengan mudah ditemukan. Tidak hanya informasi tentang pekerjaan, berbagai hal tentang budaya hingga sejarah suatu kota seolah sudah ada di depan mata tanpa perlu bercucur keringat untuk menemukanya.

Namun, tidak sedikit informasi yang kita dapat hanya sekedar data singkat tentang apa yang akan kita cari. Untuk itu, eks Museum Mpu Tantular yang kini menjadi Perpustakaan Bank Indonesia (BI) menggelar pameran buku kuno terbitan 1936 hingga periode awal 1990-an.

Pameran yang bertajuk “Text & The City” ini menghadirkan berbagai koleksi buku bersejarah yang jarang ditemukan diperpustakaan lain. Acara yang bertempat di ruang utama Perpustakaan Bank Indonesia Surabaya, Taman Mayangkara rencananya akan digelar mulai 12 April hingga 4 Mei 2014.

Beberapa koleksi buku kuno milik perpustakaan Medayu Agung juga ada disini seperti buku karya Adolf Hitler, Mein Kampf, yang asli dan bertandatangan Hitler. Buku ini dicetak sangat terbatas pada tahun 1940-an. Dan, yang tak kalah serunya, kita bisa melihat coretan tangan asli dari Pramoedya Ananta Toer, saat menulis draft buku “Bumi Manusia” yang merupakan awal dari Tetralogi Pulau Buru.

Dalam rangka memeringati Hari Buku Dunia 2014,“Text & The City” digelar untuk mengangkat kepedulian warga kota Surabaya akan literasi. Semangat Walikota Surabaya, yang ingin menjadikan Surabaya sebagai kota literasi, didukung oleh warganya secara penuh. Hampir setiap sudut taman, kota, dan kampung, dibentuk berbagai taman bacaan hingga perpustakaan. Tak heran kalau Surabaya meraih penghargaan Millenium Development Goal (MDG) Award di bidang pendidikan, khususnya perpustakaan umum.

Selain pameran, berbagai kegiatan akan dilakukan di Perpustakaan BI Surabaya. Akan ada acara “Ode Untuk Kota”, yang merupakan projek dan pameran kartu pos, lalu ada workshop menulis feature tentang Surabaya dan kehidupan kota, pergelaran musik akustik, Jakarta 32C showcase (putar video, exhibition, dan workshop), Malam Sastra oleh Teater Lingkar Stikosa AWS, Lomba Menulis Resensi Film, Piknik Nasional Fiksimini, Bedah Buku.

naskah/foto : farid rusly