Suatu saat kita pasti mendadak kangen dengan jajanan dan mainan kala masa kecil kita. Seperti permen ting-ting jahe, permen dolar, coklat payung, aneka kue tradisional, mainan perahu othok-othok, tikus roda, gendang othok-othok, dan berbagai mainan masa lalu lainnya. Coba saja datang dan tangkap nuansanya di Taman Indie, Malang. Kerinduan kita terbalas sudah.

Begitu menginjakkan kaki di tempat ini kita akan disapa tulisan yang terpampang di dua papan; Sugeng rawuh, dijoeal beragam cemilan joega maenan tempoe doeloe. Gaya ejaan lama pada tulisan papan tersebut makin memberikan kesan klasik. Benar sekali, ketika memasuki area Pasar Cemal Cemil di Taman Indie Resto berbagai jajanan dan mainan tradisional dipajang di sepanjang ruangan.

Taman Indie Resto tak setengah-setengah mengusung tema tradisional etnik budaya Indonesia. Untuk melengkapi kesan khas tradisional tempo dulu, didirikan Pasar Cemal Cemil. Disini pengunjung bisa berbelanja berbagai jajanan khas tahun 90-an. Mulai permen ting ting jahe, permen dolar, coklat payung, dan aneka kue tradisional lainnya dapat dibeli di pasar kecil ini.

Selain jajanan lawas, berbagai mainan klasik dan unik juga dijual disini. Ada perahu othok-othok, tikus roda, gendang othok-othok, dan mainan lain yang melayangkan ingatan kembali ke masa kecil. Ada juga Antique shop yang menjual benda-benda klasik seperti setrika arang, patung, guci, juga buku-buku peninggalan jaman dulu. Untuk anda pecinta batik, terdapat sebuah ruangan kecil di pojok pasar yang menyediakan berbagai macam batik tradisional. Terdapat puluhan baju batik cantik khas Madura, juga kaos tempo dulu yang sangat cocok untuk dijadikan oleh oleh.

Pasar Tradisional Cemal Cemil menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu yang berkunjung ke Taman Indie Resto. Pasar kecil ini selalu dilewati pengunjung karena terletak diantara ruang utama dan ruangan makan. Selain sebagai pasar tradisional Pasar Cemal Cemil menjadi hiburan tersendiri bagi pengujung. Hadirnya pasar ini melengkapi konsep tradisional klasik yang diusung oleh Taman Indie Resto

naskah | foto: arif furqan