Beragam karya seni budaya dan pariwisata dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Kediri siap digelar. Bahkan, even ini sangat dinantikan dalam setiap tahun agar tak terlewatkan setiap momennya.

Kerja keras yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui leading Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama masyarakat berbuah manis. Pekan Budaya dan Pariwisata, merupakan salah satu aktifitas rutin yang mereka gelar di tiap tahun, even ini pun mampu tumbuh jadi salah satu ikon seni budaya tanah air.

Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri tahun 2010 merupakan rangkaian pesta seni, budaya dan pariwisata masyarakat Kediri beserta Pemerintah Kabupaten Kediri, dalam rangka pengembangan seni budaya dan pariwisata Kabupaten Kediri yang dikemas dalam satu rangkaian kegiatan. Tema yang diambil kali ini adalah Kediri Bhumi Panji, Merajut Nusantara.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kediri, Drs. Mudjianto, MM menjelaskan, kegiatan Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri ini diharapkan mampu membangun sinergitas antara Pemerintah, Masyarakat dan Pelaku Industri baik tingkat lokal Kabupaten Kediri maupun regional Jawa Timur, meningkatkan kreativitas, apresiasi dan manajemen pagelaran bagi para seniman-budayawan Kabupaten Kediri. “Juga untuk memperkenalkan kekayaan seni budaya dan pariwisata daerah serta produk unggulan kepada masyarakat lokal, regional dan nasional,” imbuhnya.

Pelaksanaan kegiatan ini nantinya akan diselenggarakan selama lima hari lima malam. Dimulai pada tanggal 29 Juni 2010 dan ceremonial pembukaannya diawali dengan pemberangkatan Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias pada pukul 14.00 Wib.

Parade Budaya
Parade Budaya merupakan kegiatan eksibishi kesenian yang dikemas dalam bentuk karnaval budaya khas. Sesuai dengan tema acara, bermaksud memfokuskan pada budaya Panji sebagai wujud kearifan lokal Masyarakat Kediri pada khususnya, serta Masyarakat Jawa Timur pada umumnya.

Kegiatan ini diikuti oleh seniman dan organisasi seni se-Kabupaten Kediri serta dimeriahkan oleh Duta Kesenian dari luar Kabupaten Kediri. Parade Budaya ini akan diberangkatkan langsung oleh Bupati Kediri, pada pukul 14.00 Wib dengan rute perjalanan, Start Halaman Kantor Sekretariat atau Pemkab. Kediri dan Finish di Area Monumen Simpang Lima Gumul.

Pada tahun ini kontingen duta kesenian yang dipastikan akan hadir dalam Parade Budaya Kabupaten Kediri antara lain, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Pamekasan. Sedangkan dari luar Wilayah Propinsi antara lain, dari Kabupaten Jembrana (Propinsi Bali), Kabupaten Bantul (Propinsi DIY), Kabupaten Cirebon (Propinsi Jawa Barat), dan Institut Seni Indonesia Surakarta (Jawa Tengah).

Selain pawai budaya, juga ada Pawai Mobil Hias yang diikuti oleh instansi-instansi pemerintah yang berada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, serta beberapa perusahaan swasta. Pada tahun 2009 lalu, jumlah peserta Pawai Mobil Hias mencapai 23 peserta, yang terdiri dari Instansi pemerintah sebanyak 12 peserta dan perusahaan swasta sebanyak 11 peserta. Pada pawai mobil hias ini, kreativitas dalam membuat desain serta menghias kendaraan mutlak diperlukan. Diharapkan pada tahun 2010 ini, jumlah peserta akan meningkat. Adapun rute yang ditempuh meliputi wilayah-wilayah yang berada di Kabupaten Kediri.

Pameran
Pameran Pariwisata dan Aneka Industri dilaksanakan di Area Monumen Simpang Lima Gumul, selama even yang akan dimulai pada tanggal 29 Juni 2010 hingga 3 Juli 2010, dibuka mulai pukul 09.00 hingga 23.00 Wib.

Pameran ini diikuti oleh Instansi Pemerintah baik yang berada dilingkup Pemerintah Kabupaten Kediri maupun dari Instansi yang menangani Kebudayaan dan Pariwisata dari Kabupaten/Kota se Jawa Timur, Perusahaan-perusahaan swasta yang berada diwilayah Kediri dan sekitarnya serta Para Pelaku Industri Pariwisata se-Jawa Timur. Pameran Pariwisata dan Aneka Industri ini menyediakan stand-stand pameran, serta menampilkan panggung kesenian yang akan digelar sebagai hiburan rakyat.