Gaung Semeru Agung Festival 2015 yang digelar di pelataran Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang, 20-21 September 2015 lalu terus menggema. Berbagai pujian terus mengalir bahkan hingga kini. Maklum saja, saat dibuka Sabtu (19/9) malam, pengunjung bisa menikmati berbagai pementasan seni musik dan tari selama dua hari penuh.

Menurut Indriyanto, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lumajang, festival ini disemarakkan puluhan sanggar tari dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Bali. Seperti Kabupaten Lumajang, Malang, Pasuruan, Surabaya, Jember, Banyuwangi dan Bali. Total jumlah peserta kontestan dari delapan kota dan kabupaten tersebut adalah 47 kelompok yang terbagi beberapa kriteria penilaian.

Zaenul Arifin, Ketua Pelaksana Semeru Agung Festival 2015 mengatakan, tujuan utama pagelaran ini adalah memperkaya seni budaya daerah masing-masing dan memperkuat seni tari budaya yang ada dan merupakan hasil karya bangsa Indonesia. Sehingga kedepan tidak ditemui kembali pengakuan oleh negara lain seperti halnya reog, batik dan lainnya.

sumber : bagian humas kabupaten lumajang