Puluhan lukisan dan ratusan benda pusaka dipamerkan di Ruang Lobi Hotel Majapahit Surabaya, mulai 8 hingga 17 Nopember. Pameran bertajuk Menguak Jati Diri ini diselenggarakan Kelompok Pelukis Jawa Timur (KPJT).

Dari berbagai macam lukisan yang dipajang kebanyakan menggambarkan sebuah energi yang terpancar dari sebuah keris. Lihat saja makna yang terkandung dilukisan berjudul Singo Barong Kinatah. Menurut Zaynal A, Sang Pelukis karya tersebut menjelaskan, karyanya menggambarkan sebuah dapur keris dengan luk 7 yang mengkombinasikan antara kepala singa dengan bunga anggrek.

Terkait dengan penyelenggaraan pameran ini, Marketing Manager Hotel Majapahit, Pratiwi Sasotya Edi mengatakan, pameran ini merupakan bentuk kerjasama pihaknya dengan seniman lukis dan pecinta benda pusaka. “Selain itu juga pameran ini menjadi salah satu cara untuk ikut mengajak masyarakat memahami jati diri bangsa,” ujarnya.

Tak hanya lukisan dengan tema Pamor Sebuah Keris saja. Di area lobi Hotel Majapahit juga terdapat pemandangan menarik. Seperti kehadiran 125 keris milik Imam Nabila trah majapahit milik Imam Nabila, salah seorang Spiritualis asal Mojokerto. Serta miniatur candi dan juga baby cycle buatan 1890, hingga sepeda buatan 1950- an yang menjadi saksi perang kemerdekaan.  (naskah/foto:dhimas p)