Sebuah tempat yang mulanya sekedar area pemancingan, kini berubah menjadi wana wisata baru dengan fasilitas serba lengkap dan murah.

Seperti biasa mengisi aktifitas di Minggu pagi sebagian besar keluarga menggunakan waktu untuk bersantai. Misalnya dengan mengunjungi tempat wisata bareng orang tercinta. Salah satunya yang dilakukan Erwin Setyadi, 33 tahun.

Pada EastJava Traveler, karyawan sebuah perusahaan swasta di Surabaya mengaku tidak pernah melewatkan kegiatan bersama keluarga di saat hari libur. “Kalau hari libur, ya pilihannya adalah berwisata dengan istri dan anak-anak,” ujarnya saat ditemui di sebuah tempat wisata.

Pagi itu, ia terlihat sedang berkonsentrasi penuh pada kail pancing yang dilemparkannya di sebuah kolam pemancingan ikan. Sedangkan, di sudut lain istri dan anaknya tidak meluangkan waktu untuk segera bergegas menuju arena permainan, yang letaknya juga masih satu lokasi dengan suaminya.

Di tempat itu tak hanya satu keluarga ini saja yang beraktifitas serupa. Pemandangan seperti ini dapat dijumpai di Delta Fishing. Sebuah tempat wisata yang mulai Grand Opening pada 9 September 2009 lalu. Tempat ini buka setiap hari, mulai pukul pagi hingga sore hari. Hanya Sabtu saja jam bukanya sampai malam.

Berlokasi di Desa Prasung Tambak, Buduran, Sidoarjo, secara geografis tempat ini berada di kawasan pertambakan, persawahan, dan pemukiman padat penduduk. Tak ayal membuat lanskap Delta Fishing identik dengan ketiga kondisi tersebut. Suasana ini dapat Anda rasakan menjelang masuk ke area Delta Fishing, mata akan tertuju pada petak-petak tambak dan sawah yang bersanding dengan rumah penduduk.

Wisata Unggulan
Siapa sangka Delta Fishing yang sekarang ini terlihat secara performa menggambarkan sebuah tempat wisata baru dan serba lengkap, dulunya adalah hanya sebatas tempat pemancingan saja. Karena itu dinamakan Delta Fishing, yang berarti tempat pemancingan di Sidoarjo.

Akan tetapi seperti yang tampak sekarang, Delta Fishing oleh Khusnul Ghofur, Sang Pemilik, diubah dan diperluas di atas lahan seluas 2 hektar lebih menjadi sebuah jujukan wisata yang serbaguna. Dari sini konsep wisata unggulan yang berbeda seolah telah terealisasi untuk masyarakat, khususnya warga Sidoarjo yang merasa masih belum ada tempat wisata dengan satu paket seperti ini.

Perubahan ini seolah memberikan dampak signifikan dari sisi pengelola. Seperti yang dikatakan Koordinator Delta Fishing Atrica Choirun Nisa, sejak dilakukan grand opening tempat kita sudah kebanjiran pengunjung. Syukurlah kehadiran pengunjung dapat terus berdatangan hingga saat ini.

“Biasanya wisatawan datang saat akhir pekan terlebih pas hari liburan, mereka yang datang bisa mencapai ribuan. Datangnya tak hanya dari dalam Sidoarjo saja, akan tetapi juga dari luar kota, ini dapat dilihat dari plat nomor kendaraan di catatan karcis parkir. Seperti dari Surabaya, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Malang, dan lainnya,” jelasnya.

Bahkan menurut Atrica, untuk mendongkrak jumlah kunjungan pihaknya kerap memasarkan di kebanyakan sekolah-sekolah, baik TK maupun SD. “Khusus sekolah yang ada di Sidoarjo, kami juga siap memfasilitasi penjemputan peserta dengan kendaraan kereta,” imbuhnya.

Selain itu, juga dilakukan pengundian tiket masuk yang sudah terisi lengkap data pengunjung setiap enam bulan sekali. Karcis yang terambil secara acak oleh pengelola berhak mendapatkan hadiah menarik. Upaya lain guna memanjakan pengunjung pengelola Delta Fishing juga memberikan tawaran menarik berupa diskon untuk rombongan berjumlah minimal 20 orang.

Kehadiran wisatawan ramai-ramai datang ke Delta Fishing cukup beralasan. Lantaran di tempat ini tak hanya asyik digunakan untuk memancing berbagai jenis ikan air tawar, namun juga didukung kelengkapan fasilitas dan sarana bermain untuk keluarga yang serba lengkap, serta cukup murah dengan tiket masuk seribu rupiah hari biasa dan dua ribu rupiah hari Minggu.

Fasilitas yang dinikmati oleh pengunjung antara lain, free WiFi di seluruh kawasan Delta Fishing, aula untuk kebutuhan pesta hingga rapat, tempat makan sebanyak 50 lesehan yang terbagi dalam bentuk gazebo bali, pedesaan, serta berupa rumah panggung, ada juga musholla, tempat penyedia souvenir, area parkir yang luas namun masih kurang memadai karena keterbatasan lahan, dan masih banyak lagi.

Sedangkan fasilitas bermain yang terdapat di Delta Fishing terbilang cukup banyak. Seperti flying fox, sepeda air, perahu dayung, kolam renang, mainan goyang, komidi putar, kereta api, perahu RC boat, mandi bola, serta ada juga tempat untuk outbond.

Bagi Anda yang ingin membawa anak bermain di sebuah tempat khusus yang ada di sini. Ada Pulau Bahagia, bagian ini merupakan sebuah taman yang didesain khusus untuk bermain anak-anak dengan berbagai fasilitas permainan yang tersedia.

Atrica menambahkan, kedepan Delta Fishing oleh pengelola bakal terus dikembangkan menjadi tempat wisata unggulan yang berkualitas baik. Adanya Delta Fishing juga, dirasa mampu berikan pengaruh bagi perekonomian kehidupan masyarakat di desa setempat.

“Tadinya suasana desa sini sepi, sekarang ramai dan bisa memberikan penghasilan bagi warga sekitarnya. Ada yang jadi juru parkir, jualan souvenir, makanan dan minuman, terakhir yang pasti pekerjanya juga dari orang sekitar,” tukasnya.

Menikmati Ikan Segar
Lelah bermain dengan anak tersayang, Anda pun dapat langsung menuju ke lesehan Delta Fishing. Disinilah kita menikmati sajian kuliner ikan segar khas tambak. Aneka pilihan ikan itu dimasak dengan berbagai macam olahan, bakar panceng, bumbu merah, kecap, goreng, hingga asam manis yang disajikan dengan sambal atau urap-urap penggugah selera.

Menariknya ikan-ikan itu, dapat Anda peroleh tak hanya dengan langsung memesannya pada pramusaji. Akan tetapi Anda dapat memancing terlebih dulu atau menangkapnya dengan jaring, untuk kemudian dimasakkan dan dimakan di lokasi bersama nasi putih panas. Tentunya didukung pemandangan lepas pertambakan dan persawahan. Ini adalah sebuah sensasi yang mengesankan.

Menuju ke Delta Fishing
Bagi yang belum pernah datang ke Delta Fishing, keberadaannya terbilang agak sulit dituju. Karena masih minimnya petunjuk lokasi dan akses yang lumayan jauh dari jalur jalan raya.

Untuk membantu wisatawan yang tertarik berkunjung ke sini. Bila Anda dari arah Surabaya, perlahankan kendaraan saat sampai di depan Pabrik Japfa Comfeed Buduran, disitu kita akan mejumpai traffic light lalu belok kiri dan ikuti lajur jalur by pass lingkar timur Sidoarjo. Tak sampai 5 kilometer kemudian Anda akan temui perempatan dan traffic light lagi, lalu belok kiri dan terus ikuti jalur sempit dua arah arah timur hingga sampai menemui tanda masuk area Delta Fishing.

Begitupun bagi wisatawan dari arah selatan Sidoarjo, misalnya Malang dan sekitarnya. Ada baiknya ambil jalur by pass lingkar timur Sidoarjo. Baru setelah mengetahui tanda masuk Desa Prasung dengan adanya perempatan dan traffic light beloklah ke kanan, dan terus ikuti jalur sempit dua arah arah timur hingga sampai menemui tanda masuk area Delta Fishing.

Akses ke Delta Fishing dapat ditempuh dengan berbagai jenis kendaraan. Baik roda dua, mobil pribadi, hingga bus. Namun, karena tempat ini masih dalam tahapan akan dikembangkan lagi, maka perjalanan Anda akan sedikit terganggu dengan sempitnya jalan perkampungan.

(naskah:mridlo’i – foto:wt atmojo)