Mengenalkan produk UMKM lokal Kota Madiun kepada masyarakat luas merupakan tujuan dari Komunitas Berbagi, Bersama, Berkembang (BBB).

Puluhan produk makanan dan minuman berjajar rapi dalam bingkai kayu di area lobby Favehotel Madiun. Ada beragam makanan khas Kota Madiun yang dapat dijadikan oleh-oleh untuk para tamu yang menginap di Favehotel Madiun.

Berbagai produk yang dijajakan yaitu sambel pecel khas Madiun dengan berbagai tingkat kepedasan, sambal baby cumi, olahan cokelat, dodol, berbagai macam olahan kripik, abon, permen tape, dan madu mongso. Ada juga beragam olahan pisang seperti kripik pisang, kripik bonggol pisang, dan kripik gedebog pisang. Selain makanan dan minuman, ada produk kerajinan tangan seperti kain batik, tas anyaman, kaos, tas ecoprint, dan topi.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pameran kerajinan yang diselenggarakan atas kerjasama antara The Spoer Galery dengan Aston Madiun Hotel & Conference Center yang telah diselenggarakan sejak tahun 2016.

Ada 13 UMKM Komunitas Berbagi, Bersama, Berkembang dari wilayah Karisidenan Madiun yang mengikuti pameran makanan dan minuman di Favehotel Madiun.

“Kami berharap dengan diadakannya pameran makanan dan minuman ini bisa menjadi identitas Favehotel Madiun dan menjadi sebuah keunikan agar tamu yang berada disana tidak jenuh saat menunggu” ujar Diena Ayurina, Ketua Komunitas Berbagi, Bersama, Berkembang (BBB).

Selama pandemi Covid 19, hotel dibawah naungan Archipelago International ini selalu menerapkan protokol kesehatan bagi seluruh tamu dan stafnya.

ASTON Madiun Hotel & Conference Center dan favehotel Madiun telah menerima sertifikasi Safe Travels dari The World Travel and Tourism Center (WTTC), selain itu juga telah mendapatkan sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai bentuk pengakuan bahwa protokol penanganan Covid-19 yang diterapkan di lingkungan hotel.

Favehotel Madiun yang berlokasi di Jl. Mayjend Sungkono No. 43 Madiun berdekatan dengan Aston Madiun Hotel and Conference Center juga sangat cocok untuk para pebisnis dan traveler karena dekat dengan jantung kota dan dekat dengan fasilitas pemerintah madiun.