Sheraton Hotel and Towers kembali menawarkan masakan Kanton bagi para pecinta kuliner di salah satu restonya, Lung Yuan. Sajian masakan Kanton asli ini di persembahkan oleh chef tamu Sheraton Hotel, Chef Kenny Ma (Chinese Chef) dan Chef Raymond (Dim Sum Chef). Menu yang ditawarkan diantaranya Dim Sum China, Barbekyu Kanton Tradisional, Pangsit Udang, dan sup.

Dim Sum China adalah menu sarapan orang Kanton. Dulu, konon, banyak orang mengambil masakan sangkar burung untuk menikmati dan menghabiskan seluruh pagi mereka di restoran.

Barbekyu Kanton tradisional, pada dasarnya memiliki gaya masakan rotisserie Cina. Tidak seperti kebanyakan hidangan Kanton lainnya, barbekyu Kanton hanya terdiri dari daging saja, tanpa sayuran dan memiliki rasa yang unik yang disukai oleh semua orang.

Pangsit udang, ini merupakan hidangan Kanton tradisional yang paling terkenal di dunia. Dengan kulit yang transparan dan berisi udang segar, pangsit udang ini memiliki aroma yang sangat nikmat dan bentuk yang indah, yang berisi teknik dari koki berpengalaman. Pangsit udang yang terbuat dari tepung kentang dan tepung terigu, dan dicampur dengan air mendidih ini, kemudian ditekan hingga kulit tipis dan ujungnya diputar satu per satu. Kemudian tekan adonan tiga kali untuk membuatnya menjadi kulit yang tipis dan cukup bulat. Setelah itu, masukkan udang sebagai isian dan bungkus satu sisi, kukus selama 4 menit dalam uap.

ejt-Stir-fried-fresh-shrimps-with-chiliDan menu terakhir adalah Sup, orang Kanton menganggap sup sebagai sebuah kebutuhan dalam setiap makan. Sup Kanton mengandung daging ayam, bebek atau makanan sari laut yang digunakan sebagai bahan dasar untuk sup, dan direbus bersama sayuran musiman.

Empat menu asli Kanton ini ditawarkan mulai 26 hingga 31 Mei 2015. Sedangkan pada tanggal 31 Mei nanti, menu spesial berbagai kreasi dim sum Kanton akan dihadirkan di Lung Yuan.

Sebagai info, ide masakan Kanton atau Guangdong sendiri berasal dari campuran budaya yang berbeda (Kanton, masakan Hong Kong, Hakka, Chao Zhou, Dim Sum, dan Barbekyu). Yang bercampur menjadi sesuatu yang unik, enak dan menarik untuk semua. Selama bertahun-tahun, Kanton telah menyesuaikan masakannya dengan selera dari masing-masing budaya mereka. Dalam era 1950 hingga 1960, masakan Hong Kong menjadi representasi masakan utama Kanton.

Bagi kebanyakan koki Kanton tradisional, hidangan yang tersaji haruslah seimbang dan tidak terlalu berminyak. Selain itu, rempah-rempah harus digunakan dalam jumlah yang sederhana untuk menghindari hilangnya rasa dari bahan-bahan utama, dan bahan-bahan haruslah bahan yang berkualitas tinggi dan segar. Sedikitnya penggunaan rempah segar dalam masakan Kanton, berbeda dengan penggunaan secara bebas dalam masakan lain seperti masakan Sichuan, Eropa, Thailand atau Vietnam. Kucai dan daun ketumbar adalah pengecualian, meskipun yang terakhir biasanya digunakan hanya sebagai hiasan di sebagian besar hidangan.

naskah : pipit maulidiya | foto : istimewa