Ada lagi sebuah alternatif untuk melepas penat. Bahkan kehadirannya sudah menjadi bagian yang tak terlewatkan, khususnya bagi masyarakat kota.

Berbagai tawaran relaksasi yang ada di sekitar kita menawarkan rasa nyaman, rileks, dan santai. Seperti spa, pijat refleksi, dan yang belakangan populer, fish spa. Keberadaan fish spa sendiri mudah ditemui, lantaran banyak dijumpai di beberapa tempat termasuk mall atau pusat belanja.

Fish spa adalah sebuah wahana relaksasi dengan menggunakan ikan-ikan kecil. Biasanya fish spa dikenal dengan sebutan fish therapy (terapi ikan, red). Sensasi yang dapat kita peroleh saat memanfaatkannya, adalah saat duduk dan kaki masuk dalam sebuah wadah sesaat kemudian akan diserang ratusan ikan. Ikan di sini sebagai media terapi bagi tubuh.

Rasanya pun cukup unik akibat digigit oleh ikan. Begitu unik, maka tak salah bila fish ikan dapat dijadikan sebuah pilihan penghilang rasa stres, sekaligus untuk kesehatan tubuh Anda. Menurut kabar dari beberapa penyedia layanan fish spa di Kota Surabaya, ikan yang digunakannya adalah berasal dari Kangal, Turki.

Kehadiran fish spa merupakan bentuk relaksasi gaya baru. Ikan dengan keahlian mematuk ini akan memberikan kita efek relaksasi dan juga penghilang stres alami yang baik. Dalam sebuah wadah terdapat sedikitnya 1200 – 1500 ekor ikan, dan diletakkan dalam kolam berukuran sekitar 2 x 2 meter yang dapat digunakan oleh 4 hingga 6 orang.

Nah, karena fish terapi ini merupakan bentuk terapi yang sangat alami, sehingga cocok dan bisa dimanfaatkan untuk siapa saja. Mulai dari anak-anak sampai pada orang dewasa. Maka, baru mulai menyebar di beberapa tempat yang ada di Surabay masyarakat pun banyak yang menyerbunya.

Cara kerjanya pun cukup mudah tak perlu ribet. Anda tinggal memasukan kaki pada kolam yang telah tersedia, tentunya kaki anda sudah dibersihkan terlebih dahulu dan bebas dari luka dan penggunaan bahan kimia.

Saat kaki anda mulai diserbu dengan ikan-ikan ini akan merasakan geli, dan seperti terkena sengatan kecil dari listrik. Pada saat ikan sedang asik mematuk kulit kaki Anda, pada proses ini akan menciptakan mikro effect yang berfungsi membersihkan sel kulit mati, serta merangsang pertumbuhan kulit yang baru.

Manfaat lain yang diperoleh selain aspek relaksasi, juga kulit akan terlihat elastis dan lebih lembut di akhir terapi. Dan umumnya fish terapi ini dilakukan selama 15 hingga 30 menit. Karena bila kulit terendam air terlalu lama kulit akan melunak dan takutnya akan terluka.

Proses peremajaan kulit ini berasal saat ikan mematuk kulit kaki kita, pori-pori kulit akan terbuka dan merangsang pertumbuhan sel kulit yang baru. Menghaluskan kulit, menyamarkan bekas luka pada kulit, memperlancar peredaran darah melalui titik akupuntur yang ada di telapak kaki, dan juga menstimulasi titik akupuntur yang akan membuat terbukanya simpul-simpul saraf, juga dapat menurunkan tekananan darah.

“Pertama sich takut, takut luka. Tapi penasaran juga, ya coba aja. Geli-geli gitu, tapi lama-lama asyik juga,” terang Marisa pengguna fish spa asal Jakarta, saat ditemui di sebuah pusat perbelanjaan. Ikan ini tidak mempunyai gigi, jadi Anda tak perlu takut untuk merasa sakit atau perih jika terpatuk. Ikan ini akan menyedot sel kulit mati pada kulit anda. Jadi saat kita melakukan terapi ini, kita seperti simbiosis mutualisme. Kita butuh membuang sel kulit mati, dan ikan ini membutuhkan sel kulit mati untuk berkembang.

“Tadi setelah memasukkan kaki ke kolam, kulit memang terasa lebih halus. Terus juga gelinya bikin tertawa jadi stress pun hilang,” ungkap Iriani yang juga baru mencoba terapi ikan ini.

Mengenai kebersihan kolam, anda tak perlu khawatir untuk tertular penyakit karena banyaknya kaki-kaki yang masuk. Karena setiap hari air kolam ini diganti dengan yang baru, maka secara otomatis telah melewati penyaringan lampu ultraviolet (ultraviolet water system), untuk menyingkirkan virus serta bakteri yang ada.

Fish teraphy dapat dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan. Seperti Tunjungan Plaza, PTC, ITC Mega Grosir, bahkan di pusat makanan seperti Food Festival Pakuwon City. Untuk masalah harga? Anda cukup menyediakan kocek sebesar Rp 30 – 75 ribu untuk menikmati.

naskah dan foto : laurensia vianney