Ponorogo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang kaya akan obyek wisata. Dalam bidang kesenian misalnya, pada 12 hingga 14 Oktober 2012 lalu ditampilkan aneka kesenian Bumi Wengker khas Ponorogo di Taman Budaya Jawa Timur.

Pagelaran Budaya yang bertemakan Mutiara Bumi Wengker ini dihelat dengan indah dan menawan sehingga pesonanya mampu mengundang masyarakat sekitar Surabaya berbondong-bondong untuk menikmati pesonanya.

Tema Mutiara Bumi Wengker sendiri diambil dari julukan Ponorogo sebagai tanah kerajaan Wengker yang merupakan pemerintahan Adipati Bathoro Katem. Dalam pagelaran budaya ini Dinas Budaya dan Pariwisata Tulungagung mempersembahkan berbagai pertunjukan seni seperti Reog Ponorogo,Wayang Kulit Semalam Suntuk oleh Ki Mantep Surasono dari Surakarta dengan lakon Wahyu Darmo,Tari Sedon Asmoro,dan berbagai rangkaian acara lainnya yang dikemas begitu apik dengan balutan etnik budaya yang kental.

Selain pertunjukan seni pagelaran DISPARTA Ponorogo juga memamerkan berbagai produk unggulan Ponorogo diantaranya Sate Ponorogo, Pecel Ponorogo,Tempe Imut, Dodol Jenang Ponorogo,Gethuk Golan “Onggolono”, Dawet Jabung, Batik Ponorogo dan aneka aksesoris khas Ponorogo lainnya, seperti kaos, kuda lumping, cambuk, dan sebagainya. Ketika kedua belah menapaki area Taman Budaya Jawa Timur pada perhelatan ini jiwa kita akan terasa bagaikan berada di miniatur kabupaten Ponorogo, dan istimewanya karena momen pagelaran budaya khas Ponorogo ini diadakan bertepatan dengan hari jadi propinsi Jawa Timur di antara rangkaian acara diselipkan sambutan dari Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf.

Pagelaran seperti ini telah dilakukan secara periodic oleh UPT Taman Budaya Jawa Timur semenjak beberapa tahun yang lalu bekerjasama dengan disparta masing-masing kabupaten. Bambang Wibisono, Kepala Bidang Kebudayaan Disparta Ponorogo menyatakan bahwa, pemerintah Ponorogo berharap dengan adanya acara seperti ini dapat menjadi sarana untuk mempromosikan potensi Ponorogo, seperti wisata alam, wisata religi, kuliner Ponorogo dan Cenderamata khas Ponorogo.

Sehingga orang-orang Jawa Timur mengetahuinya dan akan berkunjung ke kota kami dan pada akhirnya acara ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Ponorogo. Apabila anda tidak sempat menikmati pagelaran ponorogo anda masih dapat menikmati pagelaran-pagelaran dari daerah lainnya seperti pada 9, 10 dan 11 November Tuban telah siap menunjukkan potensinya.

naskah/foto: nur afni