Menyambut Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1935), Pemerintah Kota Surabaya menggelar serangkaian acara memeriahkan hari raya umat Hindu tersebut. Seperti Melasti, Tawur Kesanga, Tapa Brata, Ngembak Geni, serta pelaksanaan Dharma Santi.

Tahun ini perayaan Nyepi mengambil tema Dengan Persaudaraan Kita Bangun Kebersamaan. Ketua Panitia Nyepi dan Dharma Shanti Bersama kota Surabaya, I Nyoman Sutantra, menjelaskan perayaan Nyepi di Surabaya harus menjadi salah satu kegiatan wisata tahunan di Surabaya. “Karenanya, di Surabaya perayaan Nyepi masuk dalam kalender event tahunan wisata. Salah satu yang menjadi daya tarik wisatawan yakni Pawai Seni Ogoh-ogoh,” paparnya.

Di tahun ini, menjelang Nyepi, umat Hindu Surabaya akan melakukan Melasti, Minggu (10/3/2013), yang berpusat di Pura Agung Jagat Karana, Perak. Proses Melasti akan diikuti sekitar 6.000 orang, diikuti umat Hindu Surabaya, Mojokerto, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Bromo, Probolinggo.

Kemudian sehari menjelang Nyepi, Senin (11/3), dilakukan Tawur Kesanga yang akan dilaksanakan di Tugu Pahlawan. Ritual Tawur Kesangan akan dihadiri sekitar 2500 umat Hindu. Setelah itu, dilanjut, Pawai Seni Ogoh-ogoh yang menurut rencana akan dilepas oleh Wali Kota Surabaya.

naskah: m.ridlo’i | foto: farid rusly