Pusat Kebudayaan Prancis (CCCL) Surabaya semakin mempererat kerjasama dengan pusat-pusat kebudayaan negara Eropa lainnya. Tahun 2009 merupakan tahun pertama kolaborasi kami dengan pusat kebudayaan Belanda, Erasmus Huis Jakarta dan Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia-Belanda (YPKIB) Surabaya. Pagelaran konser klasik duo akordeon Toeac asal Belanda disusul oleh pameran fotografi “Perjalanan Masa Lalu” karya Alphons Hustinx, fotografer asal Belanda, serta beberapakali pemutaran film Belanda di CCCL menuai kesuksesan dengan publik yang ramai. Melihat sambutan hangat publik tersebut, pada program kerjasama kami tahun 2010, CCCL Surabaya bermaksud memperkenalkan karya desainer grafis berpengalaman berkebangsaan Belanda, Max Kisman, di Surabaya.

Karya-karya desain grafis Max Kisman yang khas, akan dihadirkan untuk dinikmati oleh publik Surabaya, dalam pameran “The Complexity of Simplicity”, yang diselenggarakan pada 23 Maret – 2 April 2010 di Galeri CCCL. Pameran akan dibuka pada Selasa, 23 Maret pk. 18.30 di CCCL, Jl Darmokali 10 Surabaya.

Desain karya Max Kisman mempunyai ciri khas pada efektivitas penggunaan warna-warna cerah, bentuk dan corak. Sebuah passion Max Kisman yang tertuang pada pekerjaanya adalah ‘visualizing the essence of complex information with the use of minimal means in shape and color’. Dia selalu berusaha untuk menggambarkan inti dari sebuah informasi yang rumit, dengan cara sesederhana mungkin.

Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Sebelumnya, pameran “Kerumitan Kesederhanaan”dipamerkan di Erasmus Huis Jakarta pada 22 Juni – 12 Agustus 2009.

Tentang Max Kisman
Lahir di Doetinchem, Belanda, tahun 1953, Max Kisman belajar tipografi, ilustrasi, animasi dan desain grafis di Akademi Gerrit Rietveld di Amsterdam (1973 – 1977). Pada pertengahan tahun 1980-an, Max Kisman seorang desainer grafis Belanda, mempelopori teknologi digital di bidang tipografi dan seni grafis untuk majalah, poster dan perangko.

Tahun 1986, dia menjadi salah satu pendiri TYP/Typografisch Papier, sebuah majalah yang mengupas tentang tipografi dan seni. Pada tahun 1989-1992 dia menetap di Barcelona, kota tempat ia mendigitalisasi berbagai jenis huruf untuk Fontshop International di Berlin.

Tahun 1992-1996, dia bekerja sebagai desainer grafis untuk stasiun tv VPRO di Belanda. Pada tahun 1997, Telévision Câblée di San Francisco mempekerjakannya sebagai Direktur Artistik. Sekarang ia menetap di California dan mengajar Seni Grafis di CCAC, San Fransisco. Detail sosok Max Kisman bisa dilihat di www.maxkisman.com.