Beragam cinderamata dari Sabang sampai Merauke ada di sini. Lengkap dan cocok untuk dijadikan koleksi.

Saat jalan-jalan di Kota Surabaya, dan menginginkan pengalaman unik berbelanja bukan barang-barang khas Jawa Timur saja, melainkan juga khas se-Nusantara. Cobalah datang ke toko souvenir Mirota, work shop batik and handycraft.

Sebagai salah satu pusat cinderamata di Kota Surabaya, Mirota telah mendapatkan tempat tersendiri di hati para turis, baik mancanegara maupun domestik. Karena toko ini ada sejak 1980, serta di sana menyediakan berbagai produk kerajinan khas Jawa Timur. Anda pernah melihat miniatur gitar, baik elektrik maupun akustik, yang dipajang di sepanjang trotoar pantai Kuta Bali? Atau miniatur pit onthel (sepeda kumbang) berbahan baku besi dan aluminium. Atau mungkin miniatur becak, motor besar, atau bemo yang terbuat dari kayu, yang berasal dari Yogyakarta, Semarang, Solo, dan sekitar Jawa Tengah lainnya? Semuanya bisa anda nikmati dan anda pilih di tempat ini.

Di lantai bawah toko, pengunjung dapat mengamati berbagai kerajinan yang terbuat dari kain dan kayu, kain batik, dan bunga kering. Macamnya antara lain, hiasan dinding, ukiran cantik berbentuk hewan-hewanan untuk pemanis ruangan dapat ditemui di lantai bawah. Ragam kerajinan lainnya yang ada di lantai ini adalah gantungan pintu, barang-barang antik, keris, patung Suro dan Boyo dan wayang-wayangan Jawa Timuran, ukir-ukiran cantik dari kayu dan banyak kerajinan lain Mirota Batik yang bisa menjadi alternatif untuk menawarkan kenyamanan anda dalam memilih suvenir yang paling Anda inginkan dari Kota Surabaya dan daerah lainnya yang ada di Jawa Timur.

Barang kerajinan yang berukuran lebih kecil seperti kerajinan perak dan berbagai kerajinan miniatur tertata rapi di lemari etalase toko. Juga tersedia beberapa jenis topeng kayu, kap lampu, wewangian bakar, batik, caping, hiasan bambu, patung Rama Shinta, kipas anyaman, dompet anyaman, boneka pasukan pengawal keraton, hingga barang-barang elektronik antik yang masih bisa difungsikan seperti radio tua, mesin ketik, kipas angin, dan sebagainya. Tak kalah menarik perhatian adalah kerajinan furniture berasal dari Kabupaten Pasuruan.

Haina, Supervisor Mirota menjelaskan barang-barang yang ada di toko ini sengaja didapatkan dari berbagai penjuru kota dan propinsi. Untuk batik, Mirota mendapatkannya dari para perajin Pekalongan, Madura, Cirebon, Sidoarjo, Lasem, Yojyakarta, Solo, dan lain sebagainya.

Kerajinan ini banyak dicari-cari oleh para pembeli. Berbicara soal pembelinya, pengunjung lokal sama jumlahnya dengan pengunjung dari mancanegara. Para pengunjung banyak yang tertarik karena variasi harga dan jenis barang yang beraneka ragam. Dengan rentang harga antara Rp 1 ribu hingga paling mahal sekitar Rp 44 juta, Kerajinan yang paling murah adalah anyaman dompet paling mahal adalah patung Rama dan Shinta.

Naskah : andrian saputri | foto : wt atmojo