UNESCO mengakui batik sebagai warisan dunia karena memenuhi kriteria, antara lain kaya dengan simbol dan makna filosofi kehidupan rakyat Indonesia. Batik juga menjadi refleksi akan keberagaman budaya di Indonesia, yang terlihat dari sejumlah motifnya.

Dalam event ‘Batik Day : An Indonesia Heritage Celebration’, Best Western Papilio Hotel menyiapkan serentetan acara. Di antaranya Fashion Show, Beauty Class serta Lelang Batik yang hasilnya akan disumbangkan kepada saudara-saudara kita di Riau.

Dihadiri oleh kurang lebih 50 undangan yang hadir pada hari ini, acara berlangsung meriah dengan adanya fashion show dengan 2 konsep batik yang berbeda, batik modern yang diwakili oleh TAPA Indonesia dan batik tradisional khas Pamekasan yang diwakili oleh SILA Batik.

Untuk make up, hadir Venus Cosmetics yang merupakan produk local dengan kualitas yang tidak diragukan lagi.

Yang menarik dari event ini adalah para model tidak hanya berlenggak-lenggok untuk memperkenalkan karya masing-masing designer, namun juga untuk menunjukkan keindahan batik untuk akhirnya dilelang dan hasil lelangnya akan disumbangkan melalui rekan-rekan Sedekah Oksigen untuk Riau yang saat ini sedang berkabut.

“Melalui event ini, kami berharap bisa lebih mengembangkan batik dan menjadil generasi yang bangga akan warisan sendiri serta bangga menjadi bagian dari Indonesia,” jelas Intan Manullang, Marketing Communication Manager.

Karena seperti diketahui, lanjutnya, Hari Batik diperingati setiap 2 Oktober. Dan UNESCO juga sudah menetapkan Batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi atau Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity.