Somerset Surabaya Hotel & Serviced Recidence menawarkan unit apartemen terbarunya, 13 April lalu. Dengan tawaran terbaru ini pihak management memiliki target okunpansi hingga 80 persen mencapai.

Khuswatus Solikhin, Sales Manager Somerset Surabaya Hotel & Residence mengatakan, di tahun 2010 ini kami melihat minat penginap semakin meningkat dan tahun 2010 ini kami target 75 hingga 80 persen,” ujarnya dalam acara House Warming With Media.

Sementara itu Tanya Pondaag Sales Executive menambahkan, bahwa acara ini merupakan salah satu pengenalan unit apartemen yang memang sudah ada sebelumnya di Somerset melalui media. “sebenarnya untuk unit yang kami miliki sekarang ini sudah di renovasi dan untuk layoutnya juga tetap hanya dari segi furniturenya saja yang diganti lebih modern dan minimalis,” paparnya.

Beberapa unit tersebut antara lain seperti 1 bedroom deluxe suite yang memiliki ukuran ruang 63 meter persegi ada 4 ruang yang ditawarkan dengan tawaran breakfast 2 orang seharga 12 juta. Tak hanya itu di unit 2 bedroom deluxe suite yang published pda 14.400 juta juga menjadi andalan oleh pihak management Somerset dimana memiliki ukuran ruang 98 meter persegi dan ada 5 unit yang tersedia di Somerset.

Sedangkan untuk 2 bedroom executive suite dengan luas ruang 110 meter persegi dan somerset memiliki 5 unit yang ditawarkan dengan harga published 17.400 juta rupiah. Lain halnya dengan ruang yang memiliki fasilitas 3 bedroom deluxe suite serta memiliki luas ruang 139 meter persegi ini ditawarkan seharga 19.200 juta rupiah.

Total kami memiliki 15 unit dengan desain yang minimalis serta modern dan memang beberapa bulan ini penginap kami dominan dari dalam kota seperti Surabaya, Malang, gresik sedangkan untuk yang non domestic ada seperti Jepang, Cina ” imbuh Khuswatus Solikhin.

Di acara pengenalan unit terbaru apartemen Somerset ini sangat meriah. Karena juga di selingi games dan pembagian door prize berupa MP4, voucher belanja di Sogo senilai 100 ribu rupiah, serta Tas Laptop dan beberapa bingkisan parcel sembako.

naskah dan foto : dhimas prasaja